Events

Arsip Benyamin Suaeb Tercecer, Irama Nusantara Selenggarakan Pameran Untuk Mengumpulkannya Kembali

today29/05/2024

Background
Arsip benyamin Suaeb

Arsip Benyamin Suaeb Tercecer, Irama Nusantara Selenggarakan Pameran Untuk Mengumpulkannya Kembali

Jakarta, 2 Juni 2024. Siapa yang tidak tahu nama Benyamin Suaeb? Sosok penyanyi, pencipta lagu, aktor, pelawak, serta presenter ini sudah meninggalkan kita sejak 5 September 1995. Karir kesenimanannya sudah dirintis sejak akhir 1950-an melalui grup musik Melody Boys (kemudian dikenal sebagai Melodi Ria) pimpinan Rachman Abdullah. Sampai saat ini, karya-karyanya masih sangat relevan untuk dinikmati dan dipahami oleh penikmat musik baru, terutama di Kota Jakarta. Usaha membangkitkan karya Bang Ben masih terus dilakukan masyarakat hingga saat ini, namun karena saking banyaknya karya cipta beliau, muncul kendala untuk mengumpulkan seluruh karya dan arsip yang menyertainya.

Yayasan Irama Nusantara yang fokus melakukan pengarsipan digital atas musik populer Indonesia, mengajak Yayasan Benyamin Suaeb untuk menggelar “Biang Kerok; Pameran Arsip Benyamin Suaeb” sebagai usaha untuk mengumpulkan karya dan arsip terkait Benyamin Suaeb sendiri. Pameran ini diselenggarakan dengan dukungan dari Dana Indonesiana, program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, di Museum Kebangkitan Nasional, Jalan Abdul Rachman Saleh No. 26, Senen, Kec. Senen, Jakarta Pusat, mulai tanggal 2 Juni hingga 14 Juli 2024.

Secara beriringan, Irama Nusantara juga baru saja membuat kerja sama dalam pengaktifan salah satu ruang di Museum Kebangkitan Nasional. Ruang tersebut menjadi wajah depan dari upaya pengarsipan digital musik populer Indonesia, sehingga selain melalui website iramanusantara.org, masyarakat dapat mengakses secara lebih nyata dengan menghampiri ruangan tersebut.

Dian Onno, selaku Ketua Yayasan Irama Nusantara menyatakan, “Selama 10 tahun ini, Irama
Nusantara bekerja secara intensif mengumpulkan arsip digital atas rilisan musik populer Indonesia. Hingga kini telah terkumpul sebanyak 8.000 rilisan, namun aksesnya masih dipusatkan pada format daring melalui situs website kami.

Kami sangat berterima kasih kepadaMuseum Kebangkitan Nasional dan Unit Museum Cagar Budaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang membuka kesempatan sehingga Irama Nusantara dapat
mewujudkan mimpi untuk membuka akses terhadap arsip yang telah kami koleksi secara fisik.
Harapannya, ketertarikan masyarakat terhadap kekayaan arsip koleksi musik populer Indonesia
semakin besar.

Biang Kerok; Pameran Arsip Benyamin Suaeb” ini sendiri menjadi langkah pertama dari program
aktivasi Irama Nusantara di Museum Kebangkitan Nasional ini. “Relevansi sosial dan budaya dari berbagai karya Benyamin menciptakan keterikatan personal bagi masyarakat Indonesia secara umum. Tak sedikit memori mengenai Bang Ben tersimpan dengan baik dalam benak masyarakat Indonesia.

Harapannya “Biang Kerok; Pameran Arsip Musik Benyamin Suaeb”, bisa menjadi upaya dari Irama Nusantara dan Yayasan Benyamin Suaeb untuk meretas permasalahan tersebut.”, jelas Gerry Apriryan, Program Manager dari Irama Nusantara.
Berbagai arsip seperti rilisan musik, cuplikan lagu dalam film, foto-foto, lembar lirik, hingga rekaman program radio akan ditampilkan dengan komprehensif dan atraktif pada pameran ini.

Bersamaan dengan dibukanya pameran tersebut, diadakan pula talkshow dengan tajuk, “Gaya
Betawi, Funky in Kromong!”. Dengan topik ini kami ingin mengupas bagaimana pengaruh Bang Ben terhadap popularitas gaya musik tradisional gambang kromong ke seantero negeri ini. Dibahas secara langsung oleh penyanyi senior yang merupakan tandem lama Bang Ben, Ida Royani. Serta seorang peneliti dan pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Yahya Andi Saputra .

Setelah talkshow, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan musik kolaborasi dari Mad Madmen
bersama Amboro. Format pertunjukan spesial ini menjadi sebuah penghormatan terhadap Benyamin Suaeb dengan  membawakan karya lagu orisinal miliknya. Melalui performa musisi era sekarang, seperti Mad Madmen dan Amboro, kita dapat melihat bagaimana relevansi dan dampak karya serta karakter musikal yang telah Bang Ben ciptakan di masa lalu.

Selain pameran, berbagai rangkaian kegiatan serupa akan hadir selama pameran ini berlangsung hingga tanggal 14  Juli. Di luar talkshow dan pertunjukan musik, akan ada penayangan film, lokakarya, serta program membangkitkan kembali karya dari Benyamin Suaeb.

Seluruh rangkaian program “Biang Kerok; Pameran Arsip Benyamin Suaeb” dibuka untuk umum.
Pengunjung hanya dikenakan tiket masuk museum untuk menghadiri program-program
tersebut.

Written by: Denny Zay

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
Chat Bens Radio
1
Nyok Abang None Yang Mau Kirim2 Salam
Bens Radio 106,2 FM
Nyok Yang Mau Kirim2 Salam,
Abang None Bisa Langsung Berinteraksi Dengan Penyiar Bens Radio Langsung Loh!!!