ALL ARTIKEL

Dangdut Goes To Unesco Rhoma Irama Jadi Tokoh Kunci

today29/08/2023

Background
Musik Dangdut Didaftarkan ke UNESCO

Musik Dangdut Didaftarkan ke UNESCO

Dangdut Goes To Unesco

Dangdut, Akhirnya mengikuti Sidang penetapan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang digelar oleh Kementrian Pendididkan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada hari Senin tanggal 28 Agustus 2023 di Hotel Millenium Tanah Abang Jakarta Pusat. Selain Dangdut ikut pula dalam siding penetapan WBTB ini sebanyak 214 jenis budaya yang berasal dari 31 Provinsi di Indonesia yang diselenggarakan mulai dari tanggal 28 Agustus  2023 hingga 1 September 2023.

Musik Dangdut Didaftarkan ke UNESCO
Musik Dangdut Didaftarkan ke UNESCO

Dangdut yang diusung oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Musik Melayu – Dangdut Indonesia (DPP-PAMMI) sebagai pihak pemohon melalui Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan didukung oleh Lembaga Budaya Betawi (LKB), resmi mendaftarkan Dangdut sebagai WBTB Nasional pada tanggal 4 Agustus 2021, dan sebelum sampai pada tahap sidang penetapan ini, telah dilakukan evaluasi-evaluasi dan beberapa kali penyempurnaan berkas.

Pada sidang penatapan Dangdut sebagai WBTB akan dihadiri langsung oleh Maestro Dangdut Rhoma Irama sebagai Live Legend sekaligus tokoh sentral yang membidani lahirnya genre musik Dangdut untuk meyakinkan  para penguji bahwa Dangdut adalah musik Asli Indonesia. Secara Substantif, sejarah musik Dangdut dapat kita ketahui melalui lirik lagu Rhoma Irama yang berjudul Viva Dangdut. “Ini music melayu berasal dari Deli, lalu kena pengaruh dari Barat dan Hindi”. Selain Rhoma Irama akan hadir juga Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov. DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana yang akan membacakan paparan usulan WBTB tersebut.

Rhoma Irama

Bagi Rhoma Irama pencatatan Dangdut sebagai WBTB bukan hanya sekedar untuk mengamakan Dangdut agar tidak “dicaplok” oleh negara lain, tetapi lebih dari pada itu secara politis Dangdut diharapkan mampu menjadi Pagar Budaya Bangsa dari pengaruh penetrasi kultural asing yang tidak sejalan dengan Ruh Ketuhanan dan Pancasila, hal ini sejalan dengan prinsip Rhoma dalam bermusik yaitu “Music is Not Just for fun, but has responsibility to Allah and Human Being”. (Musik bukan hanya sekedar untuk bergembira, tetapi memiliki pertanggugjawaban kepada Tuhan dan Manusia), dan juga ditegasan  dalam slogan PAMMI yang menjadi platform dalam berkesenian yaitu “Bermusik dan Menghibur dangan Akhlak Mulia”.

Sebelumnya Dangdut pernah didaftarkan untuk menjadi WBTB Nasional oleh PAMMI pada tahun 2012 yang diinisiasi oleh Ketua Dewan Pembina DPP PAMMI Bapak Ir. HR. Agung Laksono yang saat itu menjabat sebagai Mentri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Namun proses tersebut terhenti karena belum terpenuhinya salah satu persyaratan dimana usia budaya minimal 50 Tahun.

sidang penatapan Dangdut sebagai WBTB akan dihadiri langsung oleh Maestro Dangdut Rhoma Irama
sidang penatapan Dangdut sebagai WBTB akan dihadiri langsung oleh Maestro Dangdut Rhoma Irama

Saat ini Dangdut sudah mengakar dan menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia. Popularitas musik Dangdut telah jauh menembus hingga mancanegara. Sehingga penetapan Dangdut sebagai WBTB Nasional menjadi sangat penting dan strategis sekaligus akan menjadi tiket untuk melanjutkan ke UNESCO.

Jika usulan ini dikabulkan oleh pemerintah, maka PAMMI patut untuk berbahagia karena momen ini akan menjadi kado terindah pada hari ulang tahun PAMMI diusianya yang ke 45 tahun yang akan jatuh pada tanggal 2 September 2023.

BRAVO DANGDUT………..

Written by: Denny Zay

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
Chat Bens Radio
1
Nyok Abang None Yang Mau Kirim2 Salam
Bens Radio 106,2 FM
Nyok Yang Mau Kirim2 Salam,
Abang None Bisa Langsung Berinteraksi Dengan Penyiar Bens Radio Langsung Loh!!!