today16/09/2026

Bensradio.com – JAKARTA, September 2026, Amagra kembali melanjutkan perjalanan musikalnya lewat album terbaru bertajuk “Butterflies”. Dirilis bersama Ninenote Music pada Minggu, 30 Agustus 2026, album ini menghadirkan tujuh lagu yang membawa pendengar menyusuri beragam emosi, mulai dari cinta, rasa rindu, kehilangan, kebingungan, hingga proses menerima dan berdamai dengan perasaan.
Melalui Butterflies, Amagra tidak sekadar memperkenalkan kumpulan lagu baru. Album ini menjadi bagian dari perjalanan kreatifnya dalam membangun karakter dan identitas musik yang semakin kuat, melalui proses bersama Aminoto Kosin dan Irvnat.
Album Butterflies mengusung konsep “Badai Perasaan”, sebuah gambaran mengenai berbagai emosi yang dapat datang silih berganti dalam kehidupan seseorang.
Perasaan suka, rindu, kehilangan, kebingungan, hingga penerimaan menjadi bagian dari perjalanan emosional yang coba diterjemahkan Amagra melalui tujuh lagu di album ini.
Konsep tersebut juga tercermin dari pemilihan nama Butterflies. Kupu-kupu identik dengan sesuatu yang kecil dan lembut, tetapi mampu membawa makna serta pengaruh yang besar.
Filosofi itu menjadi gambaran perjalanan Amagra dalam bertumbuh, menemukan keberanian, sekaligus membangun identitasnya sebagai musisi.

Nuansa tersebut kemudian diterjemahkan lebih jauh melalui visual album. Warna dan suasana yang lebih gelap menggambarkan fase ketika seseorang berada dalam “badai” perasaan. Di tengah suasana tersebut, sosok kupu-kupu tetap hadir sebagai simbol harapan, pergerakan, dan kekuatan yang terus bertahan.
Setelah melewati fase emosional tersebut, perjalanan visual Butterflies kemudian bergerak menuju atmosfer yang lebih hangat melalui rangkaian visualizer.
Di balik proses produksi Butterflies, Amagra kembali menjalani perjalanan kreatif bersama Ninenote Music, Aminoto Kosin, dan Irvnat.
Kolaborasi yang telah terbangun sejak awal perjalanan musik Amagra tersebut terus berkembang dalam penggarapan album terbaru ini.
Proses kreatifnya mencakup berbagai aspek, mulai dari pembentukan karakter vokal, pencarian komposisi musik, penulisan lirik dan melodi, hingga penyusunan aransemen yang dinilai sesuai dengan karakter Amagra.
Melalui proses tersebut, Butterflies menjadi bagian penting dari perkembangan musikal Amagra. Ketujuh lagu di dalamnya tidak hanya menawarkan cerita yang berbeda, tetapi juga memperlihatkan proses Amagra dalam menemukan warna musik dan karakter artistiknya.
Album Butterflies terdiri dari tujuh lagu, yaitu:
Ketujuh lagu tersebut membawa cerita dan warna masing-masing, tetapi tetap terhubung melalui satu benang merah, yaitu perjalanan emosional.
Cerita yang diangkat berangkat dari dunia Amagra sebagai penyanyi remaja. Meski demikian, emosi yang dibawa dalam lagu-lagu tersebut memiliki pengalaman yang cukup universal sehingga dapat dirasakan oleh pendengar dari berbagai usia.
Dari rasa rindu yang belum selesai hingga proses menghadapi kehilangan dan belajar menerima keadaan, Butterflies menawarkan perjalanan yang dapat dimaknai secara berbeda oleh setiap pendengarnya.
Sebelum merilis Butterflies, perjalanan musik Amagra telah mencatat lebih dari 800 ribu streams di Spotify. Lagu-lagunya juga telah digunakan dalam lebih dari 20 ribu postingan di media sosial, dengan total lebih dari 226 juta views.
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Amagra dalam memperkenalkan karya dan membangun hubungan dengan pendengarnya di berbagai platform digital.
Kini, perjalanan tersebut berlanjut melalui Butterflies. Album terbaru Amagra ini sudah dapat didengarkan di Spotify, Apple Music, dan berbagai platform streaming musik digital lainnya.
Sementara itu, berbagai konten musik Amagra juga dapat disaksikan melalui YouTube Ninenote Music.
Dengan tujuh lagu dan tujuh cerita yang berbeda, Butterflies menjadi ruang bagi Amagra untuk menyampaikan berbagai sisi perasaan melalui musik.
Dari tujuh lagu yang hadir dalam “Butterflies”, mungkin ada satu lagu yang sedang menceritakan perasaanmu.
Written by: Dimas Galoh Maulana
Post comments (0)