today18/08/2026


Tim Indonesia Berdaulat bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Bensradio.com, Jakarta – Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Upacara yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dalam kesempatan itu, Tim Indonesia Berdaulat mendapat tugas penting untuk mengibarkan Bendera Merah Putih.
Tim Indonesia Berdaulat merupakan salah satu dari dua tim Paskibraka tingkat pusat yang telah dikukuhkan pada 15 Agustus 2026. Mereka menjalankan tugas dalam rangkaian upacara kenegaraan di Istana Merdeka.
Secara keseluruhan, sebanyak 76 putra-putri dari 38 provinsi terpilih sebagai Paskibraka tingkat pusat tahun 2026. Mereka mengikuti proses pembinaan yang berada di bawah koordinasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Program Paskibraka tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris. BPIP menyebut program tersebut juga diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter Pancasila, jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, nasionalisme, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa.
Tim Indonesia Berdaulat memiliki sejumlah anggota yang menjalankan posisi berbeda dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih. Berikut formasi petugas pengibaran yang dikutip dari informasi BPIP:
1. Danpok 17: Ahmad Raditya
Ahmad Raditya berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia merupakan siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, serta putra dari Aries Pudji Utomo dan Suluh Andarini.
2. Baki: Celine Olivia Apriani Theo
Celine Olivia Apriani Theo merupakan perwakilan Kalimantan Barat. Ia berasal dari SMK Negeri 5 Pontianak dan merupakan putri dari Intonius dan Anastasia.
3. Cadangan Baki: Eighteen Jeanette Hekboy
Eighteen Jeanette Hekboy berasal dari Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan siswi SMA Negeri 1 Kupang, putri dari Jimmy Noni Agung Hekboy dan Mariana Gunarty Lamawitak.
4. Danpok 8: Achmad Fachri Mubarok
Achmad Fachri Mubarok merupakan perwakilan Provinsi Jambi. Ia berasal dari SMK Negeri 1 Kota Jambi dan putra dari Slamet Riyadi serta Sukma Dewi.
5. Penggerek: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti
I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti berasal dari Kalimantan Selatan. Ia merupakan siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin, putra dari I Nyoman Darmana dan Luh Putu Karunia Mukti Widyasih.
6. Pembentang: M. Aryo Wira Zandhyaka Y
M. Aryo Wira Zandhyaka Y merupakan perwakilan Bengkulu. Ia berasal dari SMA Negeri 7 Kota Bengkulu dan merupakan putra dari Yosril Radiansyah serta Rima Melati.
7. Serpihan Kelompok 8
Posisi serpihan Kelompok 8 diisi oleh tiga anggota dari berbagai provinsi. Mereka adalah Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang dari Aceh, Qothrunnada Azzahra Husna dari Jawa Tengah, dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani dari Bali.
Zilqueensa merupakan siswa SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru, Aceh. Ia merupakan putra dari Erwin Simatupang dan Desna Afdian.
Qothrunnada Azzahra Husna berasal dari SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah. Ia merupakan putri dari Mustaqin dan Irma Octaviani.
Sementara itu, Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani berasal dari SMA Negeri 1 Kubu, Bali. Ia merupakan putri dari I Made Siriadana dan Ni Wayan Sudiarsani.
Selain Paskibraka tingkat pusat yang bertugas di Istana Merdeka, ribuan anggota Paskibraka tingkat daerah juga menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sebanyak 24.397 Paskibraka tingkat provinsi dan kabupaten/kota disebut siap bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026 di berbagai wilayah Indonesia.
Paskibraka sendiri merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda yang dikoordinasikan secara nasional oleh BPIP. Program tersebut mencakup pembentukan, pelaksanaan tugas, hingga pembinaan lanjutan bagi para Paskibraka.
Tugas Paskibraka tidak berhenti pada pelaksanaan upacara. Para anggota juga mendapatkan pembinaan terkait nilai-nilai Pancasila, kepemimpinan, kedisiplinan, persatuan, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan.
Setelah menjalankan tugas pengibaran pada pagi hari, rangkaian tugas Paskibraka dilanjutkan dengan prosesi penurunan Bendera Merah Putih pada sore hari di Istana Merdeka.
Kehadiran Tim Indonesia Berdaulat dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus menunjukkan peran generasi muda dalam menjaga simbol negara dan nilai kebangsaan.
Written by: Muhammad Daffa

Post comments (0)