today22/06/2026


Festival Budaya Sorak Betawi Condet 2026 menghadirkan pertunjukan seni Betawi, workshop budaya, dan bazar UMKM khas Betawi.
Bensradio.com – Jаkаrtа Tіmur, 21 Junі 2026 – Semangat melestarikan budауа Betawi kembali dіgаungkаn mеlаluі gеlаrаn Sоrаk Bеtаwі Condet 2026, ѕеbuаh рrоgrаm pemberdayaan mаѕуаrаkаt bеrbаѕіѕ budауа yang dііnіѕіаѕі oleh mаhаѕіѕwа PRDC27-4SP Batch 27 dari LSPR Institute оf Communication & Business. Prоgrаm іnі ѕukѕеѕ mеnghаdіrkаn rangkaian kegiatan edukatif, kreatif, dаn kolaboratif уаng bеrlаngѕung sejak 5 Juni hіnggа 21 Junі 2026 di kаwаѕаn Condet, Jakarta Timur.

Sorak Betawi Condet bukan sekadar festival budaya biasa. Program ini merupakan implementasi pembelajaran kolaboratif dari berbagai mata kuliah komunikasi dan public relations yang mengintegrasikan perencanaan, pelaksanaan, publikasi, hingga evaluasi program berbasis pemberdayaan masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran generasi muda, komunitas budaya, serta masyarakat umum terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Betawi di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program “Ngabimbing Pade-Pade di SMK PGRI 28” pada 5 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan pelatihan mengenai:
Program ini bertujuan mendorong generasi muda untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal.
Pada 6 Juni 2026, kegiatan berlanjut di Kelurahan Balekambang melalui kolaborasi bersama Pokdarwis Kampung Condet. Masyarakat setempat mendapatkan pelatihan digital dan diskusi mengenai pemanfaatan media sosial untuk promosi budaya serta wisata lokal.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama pelestarian budaya Betawi di era digital.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Sorak Betawi Condet menggelar Workshop Budaya Betawi pada 20 Juni 2026 yang menghadirkan berbagai kelas interaktif, antara lain:
Melalui workshop ini, peserta dapat mengenal budaya Betawi secara lebih dekat melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan edukatif.
Puncak kegiatan berlangsung pada 21 Juni 2026 melalui Festival Budaya Betawi yang digelar di kawasan Condet. Festival ini menghadirkan beragam pertunjukan budaya seperti:
Festival tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pelaku budaya, pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat untuk merayakan kekayaan budaya Betawi secara bersama-sama.
Ketua Pelaksana Sorak Betawi Condet, Nailah Inayah Humaira, menegaskan bahwa pelestarian budaya Betawi dapat dilakukan melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat dan generasi muda, mulai dari edukasi digital hingga festival budaya. Program ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa budaya Betawi merupakan identitas yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sementara itu, Dr. Alexander Mamby Aruan, M.Si., menyampaikan bahwa program Community Development seperti Sorak Betawi Condet menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu komunikasi secara langsung untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Program ini juga mendapat dukungan dari Balai Budaya Condet, yang selama ini menjadi pusat pelestarian budaya Betawi di Jakarta Timur. Kolaborasi antara akademisi, komunitas budaya, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi kuat dalam menjaga eksistensi budaya Betawi di tengah arus modernisasi.
Melalui rangkaian kegiatan yang telah sukses dilaksanakan, Sorak Betawi Condet 2026 diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan budaya Betawi melalui pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern.
Written by: Denny Zay

Post comments (0)