today23/05/2026


Ilustrasi virus Ebola yang kini mendapat perhatian serius dunia kesehatan internasional setelah disebut memiliki ancaman setara COVID-19 pada awal pandemi.
Bensradio.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyebaran virus Ebola yang disebut memiliki tingkat perhatian global setara COVID-19 pada awal pandemi.
Peningkatan status kewaspadaan ini dilakukan menyusul perkembangan kasus Ebola di sejumlah negara yang kembali menjadi perhatian dunia kesehatan internasional. Pemerintah Indonesia pun mulai memperketat langkah antisipasi guna mencegah potensi penyebaran virus mematikan tersebut masuk ke Tanah Air.
Ebola dikenal sebagai penyakit serius dengan tingkat kematian tinggi yang disebabkan oleh virus dari famili Filoviridae. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita maupun hewan yang terinfeksi.
Kemenkes RI disebut telah memperkuat sistem pengawasan di pintu masuk internasional seperti bandara dan pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi dini potensi kasus impor dari luar negeri.
Selain itu, pemerintah juga meningkatkan koordinasi dengan berbagai fasilitas layanan kesehatan agar siap melakukan penanganan cepat apabila ditemukan kasus yang mengarah pada infeksi Ebola.
Langkah antisipasi lain meliputi:
Pernyataan bahwa Ebola kini “selevel” dengan COVID-19 pada awal pandemi menggambarkan tingginya kewaspadaan global terhadap potensi penyebaran penyakit lintas negara.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun otoritas kesehatan terpercaya.
Para ahli kesehatan menegaskan bahwa kesiapan sistem kesehatan menjadi faktor penting untuk mencegah wabah berkembang luas seperti yang pernah terjadi pada pandemi COVID-19.
Gejala Ebola umumnya meliputi:
Masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah terdampak diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala tersebut.
Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)