today15/07/2026

Bandung, Bensradio.com – Industri dirgantara Indonesia terus menunjukkan taringnya di kancah internasional. Hal tersebut terlihat saat puluhan jurnalis yang tergabung dalam Sindikasi Media Network (SMN) berkesempatan mengunjungi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung untuk melihat secara langsung inovasi pesawat karya anak bangsa hingga wisata edukasi berbasis teknologi yang kini menjadi daya tarik baru Kota Bandung.
Sebanyak 40 jurnalis mengikuti rangkaian media gathering hasil kolaborasi antara PT Dirgantara Indonesia dan ARTOTEL Suites Aquila Bandung. Kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan proses produksi pesawat, tetapi juga memperkenalkan perkembangan industri penerbangan nasional yang kini semakin kompetitif di pasar global.
Dalam pemaparannya, tim Corporate Communication dan Corporate Social Responsibility PTDI menjelaskan bahwa perusahaan yang berdiri sejak tahun 1976 memiliki empat lini bisnis utama, yaitu:
Keempat sektor tersebut menjadi fondasi PTDI dalam memperkuat posisi Indonesia di industri penerbangan dunia sekaligus menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri aviasi global.
Prestasi PTDI juga semakin membanggakan karena produknya telah diekspor ke 14 negara.
Hingga saat ini:
Salah satu kebanggaan PTDI adalah N219, pesawat buatan insinyur Indonesia dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai sekitar 44,69 persen.
Saat ini N219 telah mendapatkan kontrak pengadaan enam unit untuk TNI Angkatan Darat dan dikembangkan dalam berbagai konfigurasi, mulai dari:
PTDI juga sedang mengembangkan N219 Amphibious yang mampu mendarat di daratan maupun perairan sehingga membuka peluang besar untuk kebutuhan transportasi wilayah kepulauan Indonesia.
Manager Institutional Relation and Corporate Communication PTDI, Adi Prastowo, mengungkapkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak lepas dari kerja sama strategis dengan perusahaan global.
PTDI telah bermitra dengan:
Menurut Adi, struktur badan helikopter diproduksi di Indonesia sebelum dikirim ke Airbus untuk pemasangan sistem dan mesin, kemudian kembali ke PTDI untuk proses kustomisasi, finishing hingga akhirnya diserahkan kepada pelanggan.
Selain memproduksi pesawat, PTDI juga mengembangkan Edutainment Factory Tour, sebuah wisata edukasi yang memberikan pengalaman langsung melihat proses industri dirgantara Indonesia.

Melalui program ini, pengunjung dapat menyaksikan:
Program yang telah berjalan sekitar tiga tahun tersebut bertujuan membangun minat generasi muda terhadap dunia penerbangan.
“Kami berharap setelah berkunjung ke PTDI, anak-anak memiliki cita-cita menjadi pilot, insinyur maupun profesi lain di industri penerbangan,” ujar Adi Prastowo.
Edutainment Factory Tour kini telah mendapat dukungan Pemerintah Kota Bandung dan resmi menjadi salah satu destinasi wisata edukasi bertema kedirgantaraan.
Kunjungan dibuka:
Sebagai bagian dari pengembangan sektor non-core business, PTDI juga menjalin kerja sama dengan ARTOTEL Suites Aquila Bandung.
Melalui kolaborasi tersebut, tamu hotel mendapatkan voucher kunjungan Edutainment Factory Tour sehingga pengalaman wisata di Bandung semakin lengkap dengan edukasi mengenai teknologi dirgantara Indonesia.
Kunjungan Sindikasi Media Network menjadi pengalaman berharga bagi para jurnalis untuk melihat secara langsung berbagai inovasi yang dikembangkan PTDI, mulai dari fasilitas produksi, hanggar pesawat hingga teknologi penerbangan modern.
Diharapkan publikasi dari media mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap industri dirgantara nasional sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan pesawat berkualitas dunia.
Written by: Denny Zay
bandung CN235 Industri Dirgantara Industri Penerbangan N219 NC212 Pesawat Indonesia PT Dirgantara Indonesia PTDI

Post comments (0)