today28/08/2026


LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang peresmiannya ditunda Pemprov DKI Jakarta karena masih ada sejumlah fasilitas yang perlu disempurnakan.
Bensradio.com, JAKARTA – Peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang semula dijadwalkan pada Rabu, 26 Agustus 2026, mendadak ditunda. Padahal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebelumnya menyebut pembangunan jalur tersebut telah rampung dan tinggal menunggu peresmian.
Penundaan tersebut membuat LRT Kelapa Gading-Manggarai belum dibuka untuk masyarakat. Padahal, acara peresmian sebelumnya direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pemprov DKI Jakarta menyatakan keputusan penundaan diambil setelah dilakukan evaluasi akhir terhadap kesiapan kegiatan dan layanan LRT.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi menegaskan penundaan bukan disebabkan pembangunan jalur LRT yang belum selesai.
Menurut Marulina, pembangunan fisik jalur dan rel LRT Kelapa Gading-Manggarai telah rampung. Pemprov DKI kini hanya melakukan penyempurnaan terhadap sejumlah detail fasilitas sebelum peresmian digelar.
“Setelah melakukan evaluasi akhir terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, Pemprov DKI memutuskan untuk menjadwalkan ulang peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai. Kami ingin peresmian dilaksanakan setelah penyempurnaan sejumlah detail pada fasilitas,” ujar Marulina dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).
Dengan perubahan jadwal tersebut, masyarakat masih harus menunggu kepastian waktu peresmian sekaligus pembukaan layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai.
Marulina mengatakan jadwal terbaru akan diumumkan setelah waktu pelaksanaan ditetapkan.
Pemprov DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) tetap melanjutkan persiapan operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai.
Penundaan peresmian terjadi hanya dua hari setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan pengecekan kesiapan akhir proyek tersebut.
Dalam pengecekan pada Senin (24/8/2026), Pramono menyebut pembangunan jalur LRT Kelapa Gading-Manggarai telah selesai 100 persen.
“Tadi saya bersama jajaran Balai Kota mengecek, melakukan pengecekan terakhir sebelum diresmikan,” ujar Pramono, Senin (24/8/2026).
Pramono saat itu memastikan pembangunan rel dan jalur layang telah selesai. Namun, masih terdapat tahapan pengujian yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Kami melihat dan juga mendapatkan laporan, yang pertama secara keseluruhan untuk pembangunan ataupun penyelesaian LRT ini, yang berkaitan dengan rel dan juga jalur layang, ini sudah selesai 100 persen,” katanya.
Pemprov DKI sebelumnya mengusulkan peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026. Jadwal tersebut kemudian disesuaikan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto yang direncanakan hadir untuk meresmikan jalur baru tersebut.
“Karena yang meresmikan Bapak Presiden, protokolnya pasti dibuat sangat ketat,” kata Pramono.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim kemudian menjelaskan alasan penundaan peresmian.
Menurut Chico, Pemprov DKI ingin memastikan seluruh fasilitas yang akan digunakan masyarakat benar-benar siap sejak hari pertama layanan dibuka.
Perhatian khusus diberikan terhadap fasilitas akses, informasi, serta layanan prioritas bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Fasilitas akses, informasi, dan layanan prioritas perlu dipastikan lengkap sebelum peresmian, termasuk bagi penyandang disabilitas, lansia, anak, dan warga yang berpindah moda di Manggarai,” ujar Chico.
Ia menegaskan penyempurnaan tersebut menjadi bagian penting dari kesiapan operasional LRT. Dengan begitu, masyarakat dari berbagai kelompok dapat menggunakan layanan tersebut dengan lebih mudah.
“Inklusivitas bukan tambahan. Itu standar layanan yang harus siap dari awal,” katanya.
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer. Jalur ini akan melayani 11 stasiun yang menghubungkan kawasan Kelapa Gading dengan Manggarai.
Sebelas stasiun tersebut yakni Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Jika sudah beroperasi, perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 28 menit.
Kehadiran jalur tersebut juga diharapkan memperkuat konektivitas transportasi umum di Jakarta, khususnya di kawasan Manggarai yang menjadi salah satu titik perpindahan moda.
Penumpang LRT nantinya dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, Kereta Api Bandara, maupun TransJakarta.
Meskipun jadwal peresmian mengalami penundaan, rencana tarif awal LRT Kelapa Gading-Manggarai tidak berubah.
Tarif perjalanan ditetapkan sebesar Rp5.000 sekali perjalanan hingga Oktober 2026.
Layanan LRT juga direncanakan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.
Selain tarif reguler, Pemprov DKI menyiapkan layanan gratis bagi 15 kelompok masyarakat. Penerima layanan tersebut antara lain pelajar dan mahasiswa pemegang KJP Plus dan KJMU, penerima bantuan sosial, penghuni rusunawa, penyandang disabilitas, lansia pemilik KTP DKI, veteran, serta pekerja pemegang Kartu Pekerja Jakarta.
Kelompok masyarakat lain yang masuk dalam layanan sosial gratis juga akan mendapatkan fasilitas sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemprov DKI.
Meski pembangunan fisik jalur dan rel telah dinyatakan selesai, LRT Kelapa Gading-Manggarai belum dapat digunakan masyarakat sampai seluruh persiapan layanan dinyatakan siap.
Pemprov DKI memastikan jadwal baru peresmian dan operasional akan diumumkan setelah waktu pelaksanaan ditetapkan.
Written by: Muhammad Daffa

Post comments (0)