play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Film

Menteri Ekraf Dukung Ferly Halim dan Langit Pictures Lewat Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis

today29/06/2026

Background
share close

Bensradio.com, Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, memberikan apresiasi kepada sineas muda berbakat sekaligus pendiri Langit Pictures, Ferly Halim, atas dedikasinya membangun rumah produksi independen dan menghadirkan film keluarga inspiratif berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta, pada Selasa (23/6/2026), menjadi momentum penting untuk membahas perkembangan industri perfilman nasional serta tantangan yang dihadapi rumah produksi independen dalam menghasilkan karya berkualitas.

Baca Juga Abang None :  Gala Premiere “Sampai Titik Terakhirmu” Banjir Air Mata, Kisah Nyata Albi & Shella Siap Menguras Emosi di Bioskop

Dalam diskusi tersebut, Ferly Halim menyampaikan bahwa tantangan industri film saat ini tidak hanya berada pada proses produksi, tetapi juga mencakup distribusi, promosi, pemasaran, hingga keterbatasan akses layar bioskop bagi film nasional.

Ferly Halim Bangun Langit Pictures di Usia Muda

Di usia yang relatif muda, Ferly Halim berhasil menempati posisi strategis sebagai sutradara sekaligus pendiri Langit Pictures. Peran ganda tersebut membuatnya tidak hanya bertanggung jawab dalam aspek kreatif, tetapi juga mengembangkan strategi bisnis agar karya-karyanya mampu menjangkau masyarakat Indonesia.

Menurut Ferly, film merupakan media yang mampu menyampaikan pesan sosial dan edukasi secara emosional kepada masyarakat.

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Angkat Nilai Keluarga

Melalui film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Ferly Halim mengangkat kisah hubungan orang tua dan anak, khususnya antara generasi milenial sebagai orang tua dengan generasi Z sebagai anak.

Film ini menyoroti pentingnya komunikasi dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter, nilai kehidupan, dan masa depan anak.

“Kadang kita lebih mudah menunjukkan perhatian kepada orang lain dibandingkan keluarga sendiri. Padahal rumah adalah tempat pertama lahirnya mimpi dan masa depan seorang anak,” ujar Ferly Halim.

Pesan tersebut menjadi inti dari film yang mengajak masyarakat kembali membangun hubungan keluarga yang sehat dan harmonis.

Menteri Ekraf Dukung Perfilman Nasional

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai perjuangan Ferly Halim sebagai contoh nyata generasi muda yang mampu membangun karya sekaligus perusahaan kreatif secara mandiri.

Menurutnya, semakin banyak anak muda yang berkarya di sektor ekonomi kreatif, maka semakin kuat pula fondasi industri kreatif Indonesia di masa depan.

Baca Juga Abang None :  Film Petualangan Sherina 2 Membuka Ruang Imersif di Atrium Ashta District 8

Pemerintah juga berkomitmen memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui pengembangan rumah produksi, perluasan jaringan bioskop, serta peningkatan akses masyarakat terhadap film-film Indonesia berkualitas.

Film Tayang Nasional Mulai 16 Juli 2026

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis dijadwalkan tayang secara nasional pada 16 Juli 2026 di jaringan bioskop XXI.

Penayangan ini menjadi langkah penting bagi Langit Pictures dalam menghadirkan film keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan inspirasi kepada masyarakat.

Dukungan BAZNAS untuk Anak Yatim dan Piatu

Selain mendapat dukungan dari pemerintah, film ini juga memperoleh kolaborasi bersama BAZNAS melalui program nonton bersama bagi anak-anak yatim dan piatu.

Program tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang menghibur sekaligus membangun semangat dan harapan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita.

Harapan Ferly Halim untuk Industri Film Indonesia

Ferly berharap pemerintah terus menghadirkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri film nasional, khususnya dalam memberikan ruang tayang yang lebih luas bagi karya-karya anak bangsa.

Menurutnya, masa awal penayangan merupakan fase penting bagi sebuah film untuk membangun antusiasme masyarakat dan memperoleh kesempatan menemukan penontonnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, industri kreatif, dan lembaga sosial, Takkan Kubiarkan Kau Menangis diharapkan menjadi film keluarga Indonesia yang mampu menginspirasi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga.

Written by: Denny Zay

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.