today16/12/2025

Bensradio.com – SUMATRA – Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra terus menelan korban jiwa. Hingga hari ini, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dilaporkan meningkat menjadi 1.053 jiwa, berdasarkan data terbaru dari tim gabungan penanggulangan bencana.
Banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut, menyebabkan sungai-sungai besar meluap dan merendam permukiman warga, lahan pertanian, hingga fasilitas umum. Beberapa provinsi terdampak paling parah di antaranya Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Jambi, dan Lampung.
Evakuasi Masih Berlangsung di Wilayah Terisolasi
Tim SAR gabungan bersama TNI, Polri, dan relawan masih terus melakukan proses evakuasi, terutama di wilayah-wilayah yang terisolasi akibat putusnya akses jalan dan jembatan. Banyak korban ditemukan dalam kondisi tertimbun lumpur atau terseret arus deras.
Selain korban jiwa, ribuan warga dilaporkan kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke posko darurat. Ketersediaan logistik seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan selimut menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah titik pengungsian.
Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana di beberapa wilayah terdampak. Bantuan kemanusiaan mulai disalurkan, termasuk dapur umum, layanan kesehatan, serta trauma healing bagi anak-anak dan lansia.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor diminta segera mengungsi jika kondisi memburuk.
Bencana banjir Sumatra kali ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi peringatan serius akan pentingnya mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Written by: Denny Zay

Post comments (0)