#Bensradio1062fm
#Jawarabensradio
#1yangutama_Bensradio
#Betawipunyegaye


KKP komitmen bakal ungkap penerima manfaat tindak pidana perikanan

today28/08/2021

Background
IMG 20210827 WA0034

IMG 20210827 WA0034

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan berkomitmen bakal mengungkap hingga tingkat penerima manfaat aktivitas tindak pidana di sektor kelautan dan perikanan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku.

“Penyidikan TPPU (tindak pidana pencucian uang) di sektor kelautan dan perikanan diharapkan dapat mengungkap penerima manfaat (beneficial owner), bukan hanya berhenti pada pelaku lapangan,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddi, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.

Ia mengemukakan KKP di era Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono akan menerapkan sanksi tegas terhadap pihak yang terkait dalam tindak pidana kelautan dan perikanan.

Baca juga: Pengamat: Teknologi deteksi pencurian ikan perlu jadi fokus anggaran

Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan kewenangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan untuk menyidik TPPU.

Adin menjelaskan bahwa pengungkapan beneficial owner atau penerima manfaat tersebut memiliki arti penting dalam kaitannya dengan upaya pengembalian kerugian negara yang ditimbulkan dari tindak pidana di sektor kelautan dan perikanan.

Hal itu, ujar dia, diharapkan akan menjadi langkah maju dalam upaya pemulihan aset dan pengembalian kerugian negara.

“PPNS Perikanan tentu dapat melakukan penelusuran aset-aset pelaku tindak pidana di sektor kelautan dan perikanan yang terdapat unsur-unsur TPPU,” ujar Adin.

Baca juga: Menteri Trenggono ajak negara regional berantas pencurian ikan

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, Adin mengharapkan dukungan dari PPATK dalam penyidikan TPPU di sektor kelautan dan perikanan khususnya terkait dengan forensik digital, keterangan ahli, analisis transaksi maupun hal-hal lain yang diperlukan.

Sementara itu, Direktur Penanganan Pelanggaran KKP Teuku Elvitrasyah menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat dalam merespons Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan kewenangan penyidikan TPPU termasuk PPNS Perikanan.

Teuku mengungkapkan bahwa saat ini telah dilakukan proses administrasi ke Kemenkumham untuk penetapan surat keputusan terkait kewenangan dalam penyidikan TPPU.

“Dari 453 PPNS Perikanan, saat ini sebanyak 185 orang telah memiliki surat keputusan untuk penyidikan TPPU, sedangkan 268 sedang dalam proses,” jelas Teuku.

Baca juga: Aktif berantas pencurian ikan, KKP didukung mitra regional

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber :https://www.antaranews.com/berita/2355950/kkp-komitmen-bakal-ungkap-penerima-manfaat-tindak-pidana-perikanan

Written by: admin


Previous post

glow and lovely

Tak hanya beasiswa, Glow & Lovely juga dukung kesehatan mental pelajar

Menurut kami, kesehatan mental pelajar merupakan salah permasalahan yang penting untuk disorotJakarta (ANTARA) - Senior Brand Manager Glow & Lovely Imelda Scherers mengatakan selain memberi dukungan beasiswa, Glow & Lovely memiliki program pendampingan para adik bintang atau penerima manfaat sebagai bentuk dukungan sistem sosial di masa pandemi.Program “Glow & Lovely Bintang Beasiswa” diselenggarakan sejak tahun 2017 dan telah mengantarkan 270 anak perempuan Indonesia memasuki jenjang Perguruan Tinggi di Pulau Jawa […]

today28/08/2021

Post comments (0)

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Bens Radio

adalah stasiun radio etnik Betawi yang disiarkan dari Jakarta. Radio ini telah mengudara sejak awal tahun ’90an. Radio yang didirikan oleh Alm. H. Benyamin S. ini mendedikasikan siarannya

Official Twitter of Radio Betawi Punye Gaye Jl.Tarumanegara No.45 Pisangan Ciputat 15419 Tlp : 021-27599190 WA : 0811 886 1062

untuk etnik Betawi.

0%