today10/08/2026


Harga Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter pada Agustus 2026 di sejumlah wilayah. Penurunan tersebut membuat biaya pengisian penuh Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander ikut berkurang.
Bensradio.com, Jakarta – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mengalami penyesuaian pada Agustus 2026. Harga Pertamax (RON 92) di sejumlah wilayah turun Rp300 per liter menjadi Rp15.950 per liter.
Harga tersebut disebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2026 untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sebelumnya, pada Juli 2026, Pertamax di wilayah tersebut berada di level Rp16.250 per liter.
Penurunan Rp300 per liter memang terlihat kecil. Namun, perubahan tersebut dapat mengurangi biaya pengisian BBM, terutama bagi pemilik mobil yang memiliki kapasitas tangki besar dan menggunakan kendaraan secara rutin.
Untuk melihat dampaknya, biaya pengisian penuh Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander dapat menjadi gambaran.
Toyota Avanza memiliki kapasitas tangki bahan bakar sekitar 43 liter. Dengan harga Pertamax Rp15.950 per liter, pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan biaya:
43 liter x Rp15.950 = Rp685.850.
Sementara itu, ketika harga Pertamax masih Rp16.250 per liter, biaya pengisian penuh Avanza mencapai Rp698.750.
Dengan demikian, pemilik Avanza dapat menghemat sekitar Rp12.900 untuk setiap pengisian penuh.
Penghematan tersebut akan semakin terasa apabila kendaraan digunakan dengan intensitas tinggi dan pengisian BBM dilakukan berkali-kali dalam satu bulan.
Mitsubishi Xpander memiliki kapasitas tangki sekitar 45 liter. Dengan harga Pertamax Rp15.950 per liter, biaya pengisian penuh menjadi:
45 liter x Rp15.950 = Rp717.750.
Pada harga sebelumnya, yakni Rp16.250 per liter, biaya full tank Xpander mencapai Rp731.250.
Artinya, terdapat pengurangan biaya sebesar Rp13.500 untuk setiap pengisian penuh.
Selisih biaya Xpander sedikit lebih besar dibandingkan Avanza karena kapasitas tangkinya juga lebih besar.
Dampak penurunan harga Pertamax dapat terlihat lebih jelas jika frekuensi pengisian diperhitungkan. Sebagai simulasi, kendaraan diasumsikan mengisi tangki hingga penuh satu kali dalam seminggu atau empat kali dalam satu bulan.
Pada Toyota Avanza, empat kali pengisian penuh dengan harga Pertamax Rp15.950 per liter membutuhkan biaya sekitar Rp2.743.400.
Jika menggunakan harga Rp16.250 per liter, biaya yang dikeluarkan mencapai Rp2.795.000.
Dengan demikian, terdapat potensi penghematan sekitar Rp51.600 dalam sebulan.
Sementara itu, Mitsubishi Xpander membutuhkan sekitar Rp2.871.000 untuk empat kali pengisian penuh dengan harga Pertamax Rp15.950 per liter.
Pada harga Rp16.250 per liter, biaya tersebut mencapai Rp2.925.000.
Artinya, penghematan yang diperoleh sekitar Rp54.000 per bulan.
Perhitungan tersebut hanya merupakan simulasi. Pengeluaran BBM setiap pemilik kendaraan dapat berbeda karena dipengaruhi jarak tempuh, kondisi lalu lintas, gaya berkendara, kondisi kendaraan, serta tingkat konsumsi bahan bakar.
Selain itu, pengisian BBM dalam kondisi tangki benar-benar kosong hingga penuh juga jarang terjadi dalam penggunaan sehari-hari. Karena itu, biaya aktual setiap pengendara bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari simulasi tersebut.
Berdasarkan data yang digunakan dalam artikel ini, harga BBM nonsubsidi Pertamina pada Agustus 2026 berbeda menurut wilayah. Berikut rinciannya.
Untuk Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat:
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina pada dasarnya dapat berubah mengikuti evaluasi berkala dan kondisi harga minyak dunia. Pada Juli 2026, misalnya, Pertamina melakukan penyesuaian terhadap sejumlah produk nonsubsidi, sementara harga Pertamax di wilayah Jawa berada pada Rp16.250 per liter.
Bagi pemilik mobil keluarga seperti Avanza dan Xpander, perubahan Rp300 per liter tidak langsung memangkas biaya secara besar. Namun, jika kendaraan digunakan setiap hari dan pengisian dilakukan secara rutin, selisih tersebut dapat terakumulasi menjadi penghematan bulanan.
Disclaimer: Harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu. Pembaca disarankan mengecek harga terbaru melalui kanal resmi Pertamina sebelum melakukan pengisian BBM.
Written by: Muhammad Daffa

Post comments (0)