play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Kabar Anget

EIGER Nature Dapat Apresiasi WALHI dan WWF-Indonesia atas Komitmen Pelestarian Lingkungan

today17/10/2026

Background
share close

Bensradio.com – BOGOR –  Upaya EIGER Nature dalam mengembangkan kawasan berbasis alam mendapat perhatian positif dari sejumlah organisasi lingkungan. WALHI Jawa Barat dan WWF-Indonesia menilai komitmen terhadap konservasi, restorasi lingkungan, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.

Apresiasi tersebut disampaikan di tengah persiapan EIGER Nature menuju pembukaan untuk publik. Pengelolaan kawasan yang memadukan aktivitas berbasis alam dengan upaya pelestarian lingkungan menjadi salah satu hal yang turut diamati dalam rangkaian kunjungan sejumlah organisasi dan jejaring konservasi.

Salah satu kunjungan dilakukan melalui rangkaian kegiatan Friends of Indonesia. Sebanyak 22 perwakilan WWF-Indonesia dan jejaring WWF Global datang langsung untuk melihat pendekatan yang diterapkan EIGER Nature, mulai dari restorasi kawasan, konservasi, edukasi lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat.

WWF-Indonesia Soroti Kolaborasi untuk Menjaga Alam

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti guided site tour untuk melihat langsung sejumlah area yang menjadi bagian dari pengembangan EIGER Nature.

Peninjauan antara lain mencakup perjalanan restorasi lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, hingga upaya konservasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

CEO WWF-Indonesia Aditya Bayunanda melihat inisiatif tersebut sebagai salah satu contoh potensi keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Menurut Aditya, pengembangan kawasan berbasis alam tidak hanya dapat diarahkan pada kegiatan ekonomi, tetapi juga bisa berjalan beriringan dengan upaya menjaga ekosistem dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

“Hal menarik dari EIGER Nature adalah bagaimana sektor swasta bisa berusaha sambil ikut mengambil peran dalam menjaga alam, sambil tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aditya.

Ia juga menilai kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi konservasi dapat menjadi salah satu pendekatan dalam menjaga keberlanjutan kawasan.

Kolaborasi tersebut juga dinilai dapat membuka peluang untuk mengembangkan berbagai sumber pembiayaan konservasi sehingga upaya pelestarian alam tidak hanya bergantung pada satu pihak.

Lanskap hutan dan pegunungan di sekitar EIGER Nature
Lanskap kawasan hijau dan pegunungan yang menggambarkan lingkungan alami di sekitar kawasan EIGER Nature.

WALHI Jawa Barat Kembali Meninjau Pengelolaan EIGER Nature

Selain WWF-Indonesia, WALHI Jawa Barat turut melakukan kunjungan untuk melihat perkembangan pengelolaan EIGER Nature sekaligus meninjau tindak lanjut dari masukan yang sebelumnya telah diberikan.

Kunjungan tersebut tidak hanya melihat kondisi kawasan secara langsung, tetapi juga membahas sejumlah aspek yang berkaitan dengan perizinan dan kelengkapan dokumen lingkungan.

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jawa Barat, Wahyudin Iwang, mengapresiasi keterbukaan pihak pengelola dalam menerima masukan, termasuk kritik terhadap pengembangan kawasan.

“Selama ini kami melihat EIGER Nature sebagai salah satu perusahaan yang masih memiliki komitmen. Kami juga melihat bahwa EIGER sangat terbuka untuk menerima saran, masukan, termasuk kritik. Jarang sekali perusahaan yang bisa menempatkan dirinya seperti itu,” kata Iwang.

Dalam kunjungan tersebut, WALHI menyampaikan bahwa sejumlah perizinan dan dokumen lingkungan yang diperlukan telah dipenuhi.

Pengembangan kawasan yang telah berlangsung sejak 2018 itu dilengkapi sejumlah dokumen utama, termasuk perizinan tata ruang, persetujuan lingkungan, site plan, serta perizinan bangunan.

Peninjauan juga melibatkan akademisi dan sejumlah pakar yang memiliki keahlian di bidang konservasi tumbuhan, satwa liar, pencemaran lingkungan, hingga pengelolaan sampah dan limbah.

Baca Juga Abang None :  Hal yang bisa dilakukan untuk dukung penyintas kekerasan seksual

Komitmen Lingkungan Dinilai Perlu Dijaga dalam Jangka Panjang

Meski memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang terlihat di lapangan, WALHI Jawa Barat menekankan pentingnya menjaga komitmen lingkungan secara konsisten.

Menurut Iwang, pengelolaan kawasan berbasis alam tidak berhenti pada pemenuhan dokumen maupun pembangunan fasilitas. Konsistensi dalam menjalankan prinsip lingkungan menjadi bagian penting ketika kawasan tersebut nantinya semakin banyak dikunjungi masyarakat.

Ia berharap pengalaman EIGER Nature dapat menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha lain yang mengembangkan kegiatan dengan memanfaatkan kawasan dan potensi alam.

Hal tersebut menjadi penting karena pengembangan destinasi berbasis alam memiliki tantangan tersendiri. Di satu sisi, kawasan dapat memberikan pengalaman rekreasi dan edukasi kepada masyarakat. Namun di sisi lain, aktivitas manusia perlu dikelola agar tidak mengurangi fungsi ekologis kawasan.

Aliran sungai di tengah hutan kawasan EIGER Nature
Aliran sungai yang berada di tengah kawasan hutan dengan vegetasi alami yang menjadi bagian dari ekosistem kawasan berbasis alam.

EIGER Nature Terapkan Pendekatan Pentahelix

Direktur Utama EIGER Nature Imanuel Wirajaya mengatakan keterbukaan terhadap evaluasi menjadi bagian dari pendekatan Pentahelix yang diterapkan dalam pengelolaan kawasan.

Pendekatan tersebut membuka ruang bagi berbagai pihak untuk terlibat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas hingga masyarakat.

“Kami ingin membuka ruang agar masukan dan kritik tidak hanya disampaikan, tetapi juga dapat dilihat kembali secara langsung di lapangan, apa yang sudah dilakukan, apa yang sudah baik untuk dipertahankan, dan apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan,” ujar Imanuel.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dibutuhkan agar pengelolaan EIGER Nature dapat terus dievaluasi dan dikembangkan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Dengan pendekatan tersebut, EIGER Nature tidak hanya diarahkan sebagai kawasan yang menawarkan pengalaman berada di alam, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan aspek konservasi, edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Menghubungkan Petualangan dengan Konservasi Alam

EIGER Nature dikembangkan sebagai bagian dari perjalanan EIGER yang selama hampir empat dekade tumbuh dari kecintaan terhadap alam dan aktivitas petualangan.

Semangat tersebut kemudian dikembangkan melalui konsep kawasan yang berupaya mempertemukan pengalaman menikmati alam dengan kesadaran terhadap pentingnya konservasi.

Dalam proses pengembangannya, EIGER Nature juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian alam sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan lingkungan.

Keberadaan kawasan alam juga dapat menjadi sarana edukasi yang membuat pengunjung tidak sekadar datang untuk menikmati pemandangan. Pengalaman langsung berada di lingkungan alami diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mengenai ekosistem, keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Imanuel berharap keterlibatan organisasi lingkungan, akademisi, pemerintah, serta masyarakat dapat terus diperkuat.

Dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat, pengelolaan kawasan diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pengalaman pengunjung, konservasi dan manfaat bagi masyarakat.

Bagi EIGER Nature, keterbukaan terhadap evaluasi menjadi bagian dari perjalanan untuk terus memperbaiki pengelolaan kawasan. Sementara bagi organisasi lingkungan, konsistensi menjadi kunci agar komitmen yang dibangun dapat terus terlihat dalam praktik di lapangan.

Ke depan, pengembangan kawasan berbasis alam akan semakin membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Bukan hanya untuk menghadirkan destinasi yang menarik, tetapi juga memastikan bahwa alam tetap menjadi bagian utama yang dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Written by: Dimas Galoh Maulana

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.