play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Film

Capek Selalu Bilang “Iya”? Film People Pleaser Rilis Trailer, Siap Ajak Kaum Nggak Enakan Berani Bilang “Tidak”

today14/10/2026

Background
share close

Bensradio.com – JAKARTA, 12 Oktober 2026  – Pernah berniat menolak permintaan seseorang, tetapi ujung-ujungnya malah menjawab, “Aman, santai aja”? Kalau pernah, mungkin kisah dalam film People Pleaser akan terasa cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.

LYTO Pictures resmi memperkenalkan official trailer dan poster film People Pleaser dalam acara yang digelar di Senayan City XXI, Jakarta, pada 12 Oktober 2026. Mengusung genre drama komedi, film ini membawa cerita tentang kebiasaan mengatakan “iya” demi menjaga perasaan orang lain, meski diri sendiri sebenarnya sudah kehabisan energi.

Film People Pleaser dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 19 November 2026.

Alih-alih mengemas persoalan tersebut secara berat, film ini justru memilih pendekatan ringan, ceria, dan penuh situasi yang dekat dengan keseharian. Penonton diajak tertawa melihat berbagai kondisi serba salah yang mungkin pernah dialami ketika terlalu sulit mengatakan “tidak”.

Di balik ceritanya, film ini diproduseri Andi Suryanto bersama Marcella Daryanani, disutradarai Bobby Prasetyo, serta menghadirkan skenario karya Evelyn Afnilia.

People Pleaser, Ketika Bilang “Iya” Malah Bikin Diri Sendiri Kewalahan

Cerita People Pleaser berpusat pada Karina, seorang perempuan muda yang dikenal memiliki hati baik dan sulit menolak permintaan orang-orang di sekitarnya.

Bagi Karina, membantu orang lain mungkin sudah menjadi kebiasaan. Masalahnya, semakin sering mengatakan “iya”, semakin banyak pula urusan yang harus ditangani.

Situasi tersebut kemudian membuat kehidupan Karina menjadi semakin rumit. Ia harus menghadapi berbagai permintaan dari orang-orang terdekat, sementara dirinya sendiri perlahan mulai kewalahan.

Kondisi itu semakin ramai ketika Karina berada di lingkungan keluarganya. Ia tinggal bersama sang ibu, Ibu Nani, yang juga memiliki sifat sungkan. Kehadiran Tante Tanti dan Gina, sepupunya yang sedang menumpang, turut menambah warna dalam kehidupan sehari-hari Karina.

Dari berbagai situasi tersebut, People Pleaser mencoba memperlihatkan bagaimana niat baik untuk membantu orang lain terkadang justru bisa membuat seseorang lupa memperhatikan dirinya sendiri.

Bukan sekadar soal berani menolak, film ini juga mengajak penonton melihat pentingnya memahami batas kemampuan diri.

Andi Suryanto: Banyak Orang Lupa Merawat Kebahagiaan Sendiri

Produser LYTO Pictures Andi Suryanto mengatakan, fenomena people pleaser merupakan sesuatu yang cukup dekat dengan kehidupan banyak orang, terutama mereka yang kerap merasa sungkan terhadap orang lain.

Menurutnya, kebiasaan terlalu memikirkan perasaan orang lain terkadang membuat seseorang justru melupakan kebahagiaannya sendiri.

“Banyak dari kita yang sering merasa sungkan sampai akhirnya lupa merawat kebahagiaan sendiri,” ujar Andi Suryanto.

Melalui People Pleaser, LYTO Pictures ingin menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga terasa dekat dengan penonton.

Andi berharap film tersebut dapat menjadi tontonan yang menyenangkan sekaligus memberikan ruang bagi penonton untuk kembali menghargai diri sendiri.

“Bersama Mas Bobby dan Mbak Evelyn, kami ingin menghadirkan tontonan yang fun, fresh, dan relatable banget buat kalian semua,” lanjutnya.

Menurut Andi, pesan tentang mencintai diri sendiri tidak harus selalu disampaikan dengan cara yang serius. Karena itu, People Pleaser dikemas melalui drama komedi yang ringan agar pesan tersebut dapat diterima dengan lebih menyenangkan.

Baca Juga Abang None :  Panen Raya Melon Greenhouse PTGL, Dompet Dhuafa Gelorakan Berwakaf Alirkan Manfaat Bagi Donatur

Bobby Prasetyo: Berani Bilang “Nggak” Bukan Berarti Egois

Sutradara Bobby Prasetyo melihat perjalanan Karina sebagai inti penting dalam film People Pleaser.

Karina bukan digambarkan sebagai sosok yang tiba-tiba berubah menjadi pribadi yang tidak peduli terhadap orang lain. Sebaliknya, perjalanan karakter tersebut berkaitan dengan proses memahami bahwa dirinya juga memiliki kebutuhan dan batasan.

“Perjalanan Karina ini seru banget karena ini cerita tentang belajar memilih diri sendiri,” kata Bobby Prasetyo.

Menurut Bobby, salah satu pesan yang ingin dibawa film ini adalah bahwa mengatakan “tidak” tidak otomatis menjadikan seseorang egois.

Justru, kemampuan untuk menolak ketika memang tidak mampu menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.

“Berani bilang ‘nggak’ itu bukan berarti kita egois, tapi tanda kalau kita juga menghargai diri kita sendiri,” ujarnya.

Pesan tersebut terasa semakin relevan ketika kebiasaan menjadi people pleaser sering dianggap sebagai sesuatu yang positif tanpa melihat dampaknya terhadap diri sendiri.

Evelyn Afnilia Hadirkan Momen Serba Salah yang Relatable

Sementara itu, penulis skenario Evelyn Afnilia mengatakan bahwa People Pleaser lahir dari berbagai situasi serba salah yang sebenarnya cukup akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari sulit menolak permintaan teman, tidak enak hati terhadap keluarga, hingga memilih mengorbankan waktu dan tenaga sendiri demi membantu orang lain.

Evelyn ingin menghadirkan cerita yang dapat membuat penonton merasa, “Ini gue banget.”

“Ini film tentang momen-momen serba salah yang sering kita alami bareng, dengan pesan manis bahwa sesekali memilih diri sendiri itu beneran nggak apa-apa,” ujar Evelyn.

Dengan pendekatan komedi, berbagai konflik dalam kehidupan Karina diharapkan tidak terasa seperti sebuah nasihat panjang. Sebaliknya, penonton bisa menikmati ceritanya terlebih dahulu, kemudian menemukan pesan yang dibawa film tersebut.

Poster film People Pleaser LYTO Pictures tayang 19 November 2026
Poster film People Pleaser yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 19 November 2026.

Trailer People Pleaser Tawarkan Cerita Ringan tentang Kehidupan Sehari-hari

Peluncuran official trailer dan poster menjadi langkah baru bagi LYTO Pictures untuk memperkenalkan dunia People Pleaser kepada calon penonton.

Poster film menampilkan Karina sebagai sosok utama dengan ekspresi yang menggambarkan karakter ceria sekaligus penuh persoalan. Di sekelilingnya hadir berbagai karakter yang menjadi bagian dari kehidupan Karina.

Visual tersebut sejalan dengan konsep film yang menggabungkan persoalan keseharian dengan komedi.

Sementara itu, trailer memperkenalkan konflik dan dinamika karakter yang menjadi bagian penting dari perjalanan Karina. Ceritanya tidak hanya berkutat pada persoalan mengatakan “iya” atau “tidak”, tetapi juga tentang bagaimana seseorang belajar menentukan apa yang sebenarnya dibutuhkan dirinya.

Dengan gaya yang ringan dan dekat dengan keseharian, People Pleaser berpotensi menjadi tontonan yang mudah dikaitkan dengan pengalaman pribadi penonton.

Terutama bagi mereka yang selama ini sering mengatakan “iya” meskipun sebenarnya ingin berkata “tidak”.

Tayang 19 November 2026 di Bioskop

Setelah resmi memperkenalkan trailer dan poster di Jakarta, film People Pleaser akan menyapa penonton di bioskop mulai 19 November 2026.

Kehadiran film ini menawarkan cerita yang cukup sederhana, tetapi memiliki persoalan yang dekat dengan kehidupan banyak orang: bagaimana tetap menjadi pribadi yang peduli terhadap orang lain tanpa kehilangan diri sendiri.

Pada akhirnya, menjadi orang baik bukan berarti harus selalu memenuhi semua permintaan.

Ada kalanya seseorang perlu berhenti sejenak, menarik napas, lalu mengatakan bahwa dirinya juga punya batas.

Lewat Karina, People Pleaser ingin mengajak penonton tertawa, menikmati kekacauan kecil dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menyadari satu hal sederhana: sesekali memilih diri sendiri bukan sebuah kesalahan.

Jadi, buat kamu yang selama ini sering menjadi “orang paling gampang dimintai tolong” dan selalu menjawab “iya” meski hati sudah ingin berkata “nggak”, film People Pleaser mungkin akan terasa seperti cerita yang dibuat khusus untuk menyentil kebiasaan tersebut.

Film People Pleaser tayang di bioskop mulai 19 November 2026.

Written by: Dimas Galoh Maulana

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.