today28/08/2026


Desta mengumumkan kepergiannya dari Vindes Corp setelah sekitar lima tahun membangun perusahaan bersama Vincent Rompies.
Bensradio.com, JAKARTA – Deddy Mahendra Desta mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Vindes Corp setelah sekitar lima tahun menjalani perjalanan bersama Vincent Rompies dan tim. Kabar tersebut disampaikan Desta melalui unggahan di media sosial pada Rabu (26/8/2026).
Dalam pernyataannya, Desta mengatakan keputusan tersebut telah melalui berbagai pertimbangan. Ia berharap langkah yang diambil menjadi keputusan terbaik bagi semua pihak.
“Saya izin pamit dari Vindes Corp ya teman-teman. Keputusan ini sudah melalui banyak pertimbangan dan pada akhirnya diambil dengan harapan menjadi yang terbaik untuk semua pihak,” tulis Desta.
Desta juga meminta masyarakat tidak mengaitkan keputusannya dengan berbagai isu yang tidak memiliki dasar. Ia menegaskan hubungan dengan keluarga besar Vindes tetap berjalan baik.
Secara khusus, Desta menyampaikan pesan kepada Vincent Rompies yang selama ini menjadi sahabat sekaligus rekan dalam membangun Vindes.
“And especially to @vincentrompies. Love you always, my brother. Mohon maaf kalau selama ini saya banyak salah selama di Vindes,” tulisnya.
Vindes Corp kemudian memastikan perusahaan tetap melanjutkan aktivitas bersama Vincent Rompies dan seluruh tim. Kepergian Desta menjadi bagian dari perubahan dalam perjalanan perusahaan, sementara proses transisi akan tetap dilakukan secara bertanggung jawab.
Keputusan Desta meninggalkan Vindes Corp menarik perhatian karena perusahaan tersebut dibangun bersama Vincent. Namun, berakhirnya kerja sama profesional tidak otomatis berarti hubungan personal juga harus berakhir.
Situasi seperti ini sebenarnya dapat terjadi dalam kehidupan banyak orang. Dua sahabat bisa saja bekerja di tempat yang sama, membangun usaha bersama, atau menjalankan proyek tertentu. Ketika salah satu memilih jalan berbeda, pola hubungan mereka pun dapat berubah.
Perubahan tersebut tidak selalu berarti persahabatan berakhir. Yang berubah bisa saja hanya rutinitas, intensitas pertemuan, atau bentuk komunikasi.
Psikologi Today mencatat bahwa persahabatan pada masa dewasa membutuhkan waktu, komunikasi, dan kemauan dari kedua pihak untuk tetap menjaga hubungan. Perubahan pekerjaan, keluarga, tempat tinggal, maupun prioritas hidup dapat membuat pertemanan yang sebelumnya terasa mudah menjadi lebih sulit dipertahankan.
Ketika dua orang bekerja bersama, pertemuan biasanya terjadi secara otomatis. Mereka bisa bertemu di kantor, berdiskusi mengenai pekerjaan, makan bersama, atau sekadar berbincang di sela aktivitas.
Setelah salah satunya tidak lagi berada di lingkungan kerja yang sama, kesempatan tersebut berkurang.
Komunikasi yang sebelumnya terjadi setiap hari akhirnya membutuhkan usaha lebih. Karena itu, berkurangnya intensitas komunikasi tidak selalu menunjukkan adanya masalah dalam hubungan.
Persahabatan orang dewasa memang sering mengalami perubahan mengikuti fase kehidupan. Psychology Today menjelaskan bahwa perubahan normal dalam kehidupan dapat memberi tekanan pada hubungan pertemanan lama. Salah satu cara mempertahankannya adalah mengambil inisiatif untuk kembali menghubungi teman.
Bagi sahabat yang pernah menjadi rekan kerja atau rekan bisnis, terdapat dua hubungan yang berjalan bersamaan.
Pertama adalah hubungan profesional yang berkaitan dengan pekerjaan, tanggung jawab, keputusan, target, dan pembagian peran. Kedua adalah hubungan personal yang terbentuk dari pengalaman, kepercayaan, dan kedekatan di luar pekerjaan.
Ketika kerja sama profesional berakhir, keduanya perlu memahami bahwa perubahan dalam pekerjaan tidak otomatis menghapus hubungan personal.
Batas yang jelas justru dapat membantu menjaga hubungan tetap sehat. Verywell Mind menjelaskan bahwa batas dalam pertemanan dapat membantu menjaga ruang pribadi sekaligus membangun rasa saling menghormati. Komunikasi terbuka juga penting agar perbedaan tidak berubah menjadi rasa kesal yang menumpuk.
Dalam praktiknya, persoalan pekerjaan tidak harus selalu dibawa ke dalam hubungan pertemanan. Sebaliknya, masalah pribadi juga tidak harus memengaruhi keputusan profesional.
Salah satu kesalahan yang dapat terjadi setelah hubungan profesional berakhir adalah berusaha mempertahankan pola pertemanan persis seperti sebelumnya.
Padahal, kondisi kehidupan sudah berubah.
Pertemuan yang sebelumnya berlangsung setiap hari mungkin berubah menjadi sebulan sekali. Percakapan panjang bisa berganti menjadi pesan singkat. Aktivitas bersama juga mungkin tidak lagi sebanyak ketika keduanya masih bekerja dalam satu lingkungan.
Perubahan tersebut tidak selalu berarti kualitas persahabatan menurun.
Psychology Today menyebut persahabatan modern membutuhkan fleksibilitas dan ekspektasi yang realistis. Bahkan interaksi sederhana, seperti pesan singkat atau saling memberi kabar, tetap dapat menjadi bentuk menjaga koneksi.
Persahabatan membutuhkan usaha dari kedua pihak. Setelah tidak lagi bekerja bersama, seseorang tidak perlu menunggu kesempatan bertemu secara kebetulan.
Mengirim pesan, menanyakan kabar, mengajak bertemu ketika ada waktu, atau memberikan dukungan saat teman menghadapi persoalan dapat membantu menjaga hubungan.
Yang penting, komunikasi tidak dilakukan karena kewajiban. Hubungan pertemanan yang sehat membutuhkan rasa saling menghargai dan timbal balik.
Ketika salah satu teman sedang sibuk, memberikan ruang juga menjadi bagian dari menjaga hubungan.
Setiap orang dapat memiliki pilihan karier dan prioritas yang berbeda. Sahabat yang sebelumnya selalu berada dalam satu lingkungan belum tentu akan terus berjalan dengan pola yang sama.
Perbedaan tersebut tidak harus menjadi alasan untuk saling menjauh.
Justru, kemampuan menghargai keputusan masing-masing dapat menjadi dasar hubungan yang lebih matang. Persahabatan tidak harus selalu ditandai dengan pekerjaan yang sama, proyek yang sama, atau frekuensi pertemuan yang tinggi.
Dalam konteks Desta dan Vincent, kepergian Desta dari Vindes Corp menunjukkan adanya perubahan dalam hubungan profesional mereka. Namun, dari pernyataan Desta, ia tetap menyampaikan penghargaan dan kasih sayang kepada Vincent sebagai sahabatnya. Sementara Vindes Corp memastikan perjalanan perusahaan tetap berlanjut bersama Vincent dan tim.
Pada akhirnya, berpisah dalam urusan pekerjaan tidak selalu berarti harus berpisah dalam pertemanan. Hubungan personal dapat menemukan bentuk baru selama kedua pihak tetap menjaga komunikasi, menghormati batas, dan menghargai pilihan hidup masing-masing.
Written by: Muhammad Daffa

Post comments (0)