play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Kabar Anget

Daraloka “Asa Dara” Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Hormonal Perempuan dan Lawan Stigma PMOS

today27/07/2026

Background
share close

Bensradio Jakarta – Kesadaran terhadap kesehatan hormonal perempuan menjadi isu penting yang semakin banyak mendapat perhatian. Melalui acara puncak bertajuk Asa Dara, program Community Development Daraloka yang diinisiasi mahasiswa Marketing Communication LSPR Institute of Communication & Business berhasil mengajak masyarakat memahami lebih dalam mengenai PMOS (Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome) sekaligus menghapus stigma sosial yang masih melekat pada perempuan di Indonesia.

Berlokasi di Tamananda Lifestyle Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026), acara mengusung tema “Beyond the Stigma: How Indonesian Culture Shapes Women’s Wounds”, yang mengangkat persoalan kesehatan hormonal perempuan dari sisi medis, psikologis, hingga budaya.

Edukasi PMOS Lewat Berbagai Aktivitas Interaktif

Rangkaian kegiatan dimulai dengan PMOS Yoga yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Acara kemudian dilanjutkan dengan Press Conference bersama dosen pembimbing LSPR, Founder Komunitas Kata Nona, Ketua Daraloka, serta media partner untuk memperkenalkan kampanye dan tujuan sosial yang diusung.

Workshop self love dan flower arrangement dalam acara Daraloka Asa Dara.
Peserta mengikuti workshop sebagai bentuk refleksi dan penerimaan diri.

Pengunjung juga diajak merasakan pengalaman unik melalui Dara Bersuara, sebuah pameran interaktif yang mengangkat kisah nyata para pejuang PMOS (PMOS Fighter).

Berbagai instalasi kreatif dihadirkan, mulai dari:

  • Visual Installation
  • Audio Experience bersama Love Line
  • Message of Love
  • Interactive Wall

Pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi lebih dari 10 seniman lokal yang bertujuan membangun empati serta menghadirkan ruang aman bagi perempuan untuk saling berbagi pengalaman.

Talkshow Bersama Dokter, Psikolog, dan Aktivis Perempuan

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah talkshow bertema “Menjadi Perempuan”.

Diskusi menghadirkan narasumber berpengalaman seperti:

  • dr. Mahatmasara Adhiwasa, Sp.OG
  • RA Oriza Sativa, S.Psi., Psi., CH., CCR
  • Prily Soetiman
  • Aya Canina

Dipandu oleh Hapsa Arafa, talkshow membahas bagaimana tekanan sosial, budaya, hingga ekspektasi masyarakat sering kali memperburuk kondisi perempuan yang hidup dengan PMOS.

Baca Juga Abang None :  LEMON Rilis Single Kedelapan “Limitless Anthem”, Angkat Semangat Kebebasan dan Transformasi Diri

Para pembicara menekankan bahwa dukungan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup perempuan.

Workshop Self Love Jadi Momen Refleksi Diri

Tak hanya memberikan edukasi, Daraloka juga menghadirkan dua workshop kreatif dari Flora Craftee.

Peserta diajak mengikuti sesi:

  • Rangkai Rupa Diri: Bracelet Charm, membuat gelang sebagai simbol dukungan dari orang-orang terdekat.
  • Rangkai Rupa Diri: Flower Arrangement, merangkai bunga sebagai bentuk penerimaan diri dan self-love.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi peserta agar lebih menghargai diri sendiri sekaligus memperkuat hubungan emosional dengan sesama perempuan.

Karaoke Night Tutup Acara dengan Penuh Kehangatan

Suasana semakin hangat saat acara ditutup melalui Karaoke Night bertema “No Sad Songs”.

Setiap peserta saling memberikan kartu bertuliskan “You Made Someone’s Night Better”, sebagai bentuk apresiasi kepada orang lain yang telah memberikan energi positif selama acara berlangsung.

Penampilan DJ Tithanauli menjadi penutup yang membuat seluruh peserta menikmati malam penuh kebersamaan.

Kolaborasi Mahasiswa untuk Kampanye Sosial

Melvin Bonardo Simanjuntak, M.I.Kom selaku dosen pengampu Community Development menyampaikan bahwa Daraloka merupakan implementasi nyata teori komunikasi menjadi kampanye sosial yang mampu melibatkan banyak pihak.

Sementara itu, Founder Komunitas Kata Nona, Aya Canina, menegaskan bahwa membicarakan PMOS secara terbuka merupakan bentuk keberpihakan terhadap perempuan serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.

Dukungan juga datang dari Tamananda Lifestyle Park yang mengapresiasi kolaborasi antara Daraloka, Kata Nona, dan LSPR dalam menghadirkan kampanye sosial yang inspiratif.

Daraloka Dorong Kesadaran Masyarakat tentang PMOS

Melalui rangkaian kegiatan Asa Dara, Daraloka berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya kesehatan hormonal perempuan, mengenal PMOS secara lebih luas, serta bersama-sama menghapus stigma yang selama ini masih membayangi perempuan di Indonesia.

Baca Juga Abang None :  Koperasi dan UMKM kini masuk rantai pasok BUMN

Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, komunitas, dunia pendidikan, dan industri mampu menciptakan gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Written by: Denny Zay

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.