today24/10/2026


Perwakilan PERIKLINDO dan Dyandra Promosindo dalam Press Conference PEVS 2026 di Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Bensradio.com – JAKARTA, 22 Oktober 2026 – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus bergerak menuju tahap yang lebih luas. Bukan hanya soal menghadirkan kendaraan dengan tenaga listrik, industri ini juga mulai berkembang ke berbagai sektor pendukung, mulai dari teknologi baterai, infrastruktur pengisian daya hingga konsep mobilitas yang lebih terintegrasi.
Melihat perkembangan tersebut, Dyandra Promosindo bersama Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) kembali menghadirkan PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026). Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, pameran kendaraan listrik ini akan berlangsung pada 29 Oktober–1 November 2026 di Hall B3–C3, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.
PEVS 2026 mengusung tema “The Future of Clean and Efficient Mobility”. Tema tersebut menggambarkan arah perkembangan kendaraan listrik yang kini tidak lagi sebatas alternatif kendaraan konvensional, tetapi mulai menjadi bagian dari perubahan sistem transportasi dan mobilitas di Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PEVS menghadirkan lebih dari 38 brand yang berasal dari berbagai sektor kendaraan listrik dan industri pendukung. Peserta pameran mencakup kendaraan roda empat, roda dua hingga berbagai teknologi yang berkaitan dengan ekosistem kendaraan listrik.
Untuk kendaraan roda empat, sejumlah merek yang hadir antara lain BAIC, BYD, Chery, Danza, DFSK, MAB, MG, Polytron, dan Wuling. Sementara itu, sektor sepeda motor listrik akan diisi oleh Alva, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, dan United.
Keberagaman peserta tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang. Konsumen kini memiliki pilihan yang lebih banyak, sementara pelaku industri mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru secara langsung kepada masyarakat.
Bagi Dyandra Promosindo dan PERIKLINDO, PEVS juga tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran. Kehadirannya diarahkan menjadi ruang pertemuan antara produsen, pelaku industri, mitra bisnis, pemerintah, serta konsumen.
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, mengatakan bahwa sosialisasi kepada masyarakat masih menjadi bagian penting dalam proses transisi menuju kendaraan listrik.
“PEVS menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan sosialisasi kendaraan listrik kepada masyarakat,” ujar Moeldoko.
Menurutnya, perubahan menuju kendaraan listrik merupakan transformasi besar yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ia juga mendorong adanya dukungan insentif bagi kendaraan listrik komersial agar proses elektrifikasi dapat berlangsung lebih cepat.
Hal menarik lainnya pada PEVS 2026 adalah kehadiran Mobility Zone. Area ini dirancang untuk memperlihatkan bahwa perkembangan elektrifikasi tidak hanya berkaitan dengan mobil dan sepeda motor, tetapi juga mulai merambah berbagai bentuk mobilitas lainnya.
Mobility Zone terbagi dalam tiga sektor utama, yakni Land Mobility, Air Mobility, dan Marine Mobility.
Pada sektor Land Mobility, pengunjung dapat melihat berbagai solusi transportasi ramah lingkungan. Di dalamnya terdapat armada bus listrik, kendaraan logistik dan komersial, sepeda motor listrik, jaringan stasiun pengisian daya hingga dukungan transportasi publik.
Sejumlah layanan transportasi publik seperti LRT Jakarta, Transjakarta, dan MRT Jakarta juga turut menjadi bagian dari gambaran ekosistem mobilitas darat yang semakin terintegrasi.
Sementara itu, Air Mobility akan memperkenalkan perkembangan teknologi penerbangan berbasis elektrifikasi, termasuk drone kargo dan electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL). Sektor ini menghadirkan Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU.
Tidak kalah menarik, sektor Marine Mobility akan memperlihatkan pemanfaatan teknologi kendaraan listrik di bidang maritim. Pengembangannya diarahkan untuk mendukung efisiensi transportasi kargo dan pariwisata, infrastruktur pelabuhan, serta peluang investasi maritim berkelanjutan.

PEVS 2026 juga menyiapkan berbagai program yang ditujukan untuk memberikan pengalaman lebih langsung kepada pengunjung.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Cashback Program dengan nilai hingga Rp200 juta. Pengunjung yang melakukan pembelian kendaraan roda dua maupun roda empat selama penyelenggaraan PEVS 2026 berkesempatan memperoleh cashback yang dapat ditukarkan melalui counter yang disediakan.
Selain program tersebut, pengunjung juga dapat mencoba langsung kendaraan listrik melalui Test Drive Indoor dan Test Ride Indoor. Kehadiran area ini memberikan kesempatan bagi calon konsumen untuk mengenali karakter kendaraan, fitur hingga performanya sebelum menentukan pilihan.
Bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, PEVS 2026 menghadirkan EV Student Showcase. Program ini menjadi ruang untuk memperkenalkan prototipe, inovasi dan gagasan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat.
Ada pula PEVS Push Bike Race yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program yang melibatkan peserta usia dini sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Tidak berhenti pada kendaraan standar, PEVS 2026 turut menghadirkan EV Fest, yaitu showcase kendaraan listrik modifikasi hasil kolaborasi IAM dan Adipro. Program ini mempertemukan sisi kreativitas modifikasi otomotif dengan perkembangan kendaraan listrik.
Rangkaian kegiatan juga akan dilengkapi Miss PEVS serta berbagai talkshow edukatif yang berlangsung di EV Activity Hub Stage, Hall B3.
Dari sisi bisnis, PEVS 2026 juga membawa agenda Business Matching dan kegiatan jejaring industri. Program tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertemu dengan calon mitra, membangun koneksi dan membuka peluang kerja sama baru.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menilai penyelenggaraan PEVS yang memasuki tahun kelima menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendorong perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
“PEVS menjadi wujud komitmen Dyandra Promosindo bersama PERIKLINDO untuk terus mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia,” kata Daswar dalam sesi Press Conference PEVS di kawasan Jakarta Selatan, 22 Oktober 2026.
Menurut Daswar, semakin beragamnya brand yang berpartisipasi diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan pasar sekaligus memperluas peluang kolaborasi.
Dengan konsep tersebut, PEVS 2026 tidak hanya menempatkan kendaraan listrik sebagai produk yang dipamerkan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem mobilitas yang terus berkembang.
PEVS 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Hall B3–C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pada 29 Oktober, pameran dibuka untuk umum mulai pukul 12.00–19.00 WIB. Kemudian pada 30–31 Oktober, pengunjung dapat datang mulai pukul 10.00–19.00 WIB. Sementara pada hari terakhir, 1 November, pameran berlangsung pukul 10.00–18.00 WIB.
Kabar baiknya, masyarakat dapat mengunjungi PEVS 2026 secara gratis dengan terlebih dahulu melakukan registrasi daring.
Informasi mengenai pendaftaran, jadwal program dan perkembangan terbaru PEVS 2026 tersedia melalui situs resmi penyelenggara.
Memasuki tahun kelima, PEVS 2026 menunjukkan bahwa perjalanan kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang. Dari kendaraan roda dua dan roda empat hingga mobilitas udara serta laut, elektrifikasi mulai dilihat sebagai bagian dari perubahan yang lebih besar dalam sistem transportasi.
Melalui pertemuan antara industri, teknologi, pelaku bisnis dan masyarakat, PEVS 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu ruang yang mempertemukan inovasi dengan kebutuhan pasar sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Written by: Dimas Galoh Maulana

Post comments (0)