today03/06/2026


Wagub Jakarta Rano Karno mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya korsleting listrik yang menjadi penyebab utama kebakaran di ibu kota.
Bensradio.com – Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa sekitar 95 persen kasus kebakaran yang terjadi di Jakarta disebabkan oleh korsleting listrik. Pernyataan tersebut menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
Menurut Rano Karno, tingginya angka kebakaran akibat korsleting listrik menunjukkan bahwa masih banyak warga yang belum melakukan pemeriksaan dan perawatan instalasi listrik secara berkala. Padahal, kondisi kabel yang sudah tua, penggunaan stop kontak berlebihan, hingga instalasi yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Data yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jakarta menunjukkan bahwa sebagian besar insiden kebakaran berasal dari gangguan kelistrikan. Faktor tersebut jauh lebih dominan dibandingkan penyebab lain seperti kebocoran gas, kelalaian penggunaan api, maupun faktor eksternal lainnya.
Rano Karno menegaskan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kesadaran terhadap keamanan listrik di lingkungan masing-masing. Langkah sederhana seperti mengganti kabel yang rusak, menghindari penggunaan terminal listrik bertumpuk, serta memastikan instalasi sesuai standar dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran.
Pemerintah Provinsi Jakarta terus berupaya menekan angka kebakaran melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
Selain itu, warga juga diimbau untuk segera melaporkan potensi bahaya yang ditemukan di lingkungan sekitar, terutama terkait jaringan listrik yang tidak aman atau berpotensi menimbulkan percikan api.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting listrik:
Tingginya persentase kebakaran akibat korsleting listrik menjadi pengingat bahwa keselamatan listrik harus menjadi perhatian seluruh masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran dan melakukan langkah pencegahan sejak dini, risiko kebakaran di Jakarta dapat ditekan secara signifikan.
Pemerintah berharap masyarakat lebih peduli terhadap kondisi instalasi listrik di rumah dan lingkungan sekitar agar kejadian kebakaran yang merugikan jiwa maupun harta benda dapat diminimalkan.
Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)