

Produk budaya Betawi seperti batik Betawi dan kebaya encim akan diperkenalkan kepada pasar Italia dan Eropa melalui pameran di ITPC Milan.
Bensradio.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membawa kabar membanggakan bagi pelaku ekonomi kreatif Tanah Air. Beragam produk ekonomi kreatif (ekraf) khas Jakarta dipastikan akan dipamerkan di Galeri Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan, Italia, pada 1–30 Juni 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global berbasis budaya sekaligus memperluas pasar internasional bagi produk lokal unggulan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, didampingi delegasi Pemprov DKI Jakarta, bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang, di Milan pada Senin (11/5) sore waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama strategis antara Jakarta dengan sejumlah kota besar di Italia seperti Milan dan Roma, terutama di sektor ekonomi kreatif, fesyen, budaya, hingga pariwisata.
Menurut Wagub Rano, Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mulai memperluas jejaring internasional dengan berbagai kota global dunia.
“Jakarta pada 2027 akan genap berusia 500 tahun. Karena itu, dalam satu tahun ke depan Jakarta akan semakin agresif membangun kerja sama dengan kota-kota global, termasuk kota-kota penting di Italia,” ujar Rano Karno.
Sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di Eropa, Milan dikenal sebagai kota mode dunia bersama Paris, London, dan New York City.
Kota ini memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang sangat kuat, mulai dari industri desain, kriya, kuliner, hingga ajang internasional bergengsi seperti Milan Fashion Week.

Melalui kerja sama dengan ITPC Milan, berbagai produk kreatif khas Jakarta akan diperkenalkan langsung kepada pasar Italia dan Eropa.
Produk yang dipamerkan meliputi:
Pameran tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan identitas budaya Betawi dalam kemasan modern dan kompetitif di pasar global.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Jakarta memperkuat citra sebagai kota global yang tetap mempertahankan akar budaya lokal.
Dubes RI untuk Italia, Junimart Girsang, menyampaikan dukungan penuh terhadap target Jakarta masuk jajaran Top 50 Global City pada tahun 2030.
Menurutnya, keberadaan ITPC Milan dapat menjadi pintu strategis bagi produk-produk kreatif Indonesia untuk masuk pasar Eropa.
“Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa,” ujar Junimart.
Keberadaan Indonesia Trade Promotion Center Milan memang memiliki peran penting dalam mendukung promosi perdagangan, investasi, dan produk kreatif Indonesia di kawasan Eropa.

Wagub Rano menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta ingin produk ekonomi kreatif lokal mampu naik kelas dan bersaing di tingkat internasional.
Menurutnya, pemerintah memiliki tugas membuka akses pasar dan mempertemukan pelaku kreatif dengan jaringan global.
“Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus. Ada fesyen, kuliner, kriya, aksesori, sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa partisipasi Jakarta dalam berbagai agenda internasional seperti Paris Fashion Week dan Milan Fashion Week merupakan bagian dari strategi besar menuju kota global.
Pameran produk ekraf Jakarta di ITPC Milan bukan sekadar kegiatan promosi biasa. Momentum ini menjadi simbol transformasi Jakarta sebagai kota modern yang tetap membawa identitas budaya Betawi ke panggung dunia.
Melalui fesyen, kriya, kuliner, dan karya anak muda Jakarta, Pemprov DKI berharap ekonomi kreatif dapat menjadi wajah baru ibu kota di mata internasional.
“Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri. Produk Betawi, karya anak muda Jakarta, dan kreativitas warga kota harus ikut melangkah ke panggung internasional,” pungkas Rano Karno.
Written by: RAIHAN SYARIF
Post comments (0)