play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Artikel

Pembuatan Sagu Tradisional di Maluku Tengah, UMKM Tulehu Produksi 5 Karung Sagu Siap Olah per Hari

today18/06/2026

Background
share close

Bensradio.com – Tradisi pengolahan sagu masih terus bertahan di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Perajin sagu di Desa Tulehu tetap memproduksi tepung sagu secara tradisional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga warisan kuliner khas daerah.

sejumlah perajin terlihat memproses tepung sagu tradisional menjadi sagu siap olah. Produk tersebut menjadi bahan baku utama berbagai makanan khas Maluku seperti papeda, sagu bakar, dan sagu gula yang masih banyak diminati masyarakat.

Usaha mikro yang dijalankan warga Tulehu ini mampu menghasilkan sekitar lima karung sagu siap olah setiap hari. Hasil produksi kemudian dipasarkan kepada konsumen lokal dengan harga sekitar Rp100.000 per karung.

Sagu Jadi Komoditas Penting di Maluku

Sagu merupakan salah satu sumber pangan tradisional yang memiliki peran penting bagi masyarakat Maluku. Selain menjadi makanan pokok di beberapa wilayah, sagu juga dikenal memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Keberadaan usaha pengolahan sagu tradisional turut membantu menjaga ketahanan pangan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Proses produksi yang masih menggunakan metode tradisional menjadi daya tarik tersendiri karena mempertahankan nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Proses Pembuatan Sagu Tradisional

Pembuatan tepung sagu tradisional dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengolahan batang pohon sagu hingga proses penyaringan pati yang kemudian dikeringkan menjadi tepung siap olah.

Meski dilakukan secara sederhana, proses tersebut membutuhkan ketelitian dan pengalaman agar menghasilkan tepung sagu berkualitas baik. Produk akhir kemudian dikemas dalam karung sebelum dipasarkan kepada masyarakat dan pelaku usaha kuliner.

Menjaga Warisan Kuliner Khas Maluku

Papeda dan berbagai olahan sagu lainnya menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner Maluku. Karena itu, keberlangsungan usaha pengolahan sagu tradisional memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan bahan baku makanan khas daerah.

Baca Juga Abang None :  Rupiah Melemah, Jakarta Gencarkan Promosi Wisata untuk Turis Asing

Dengan produksi yang terus berjalan setiap hari, para perajin di Tulehu berharap permintaan pasar terhadap produk sagu tetap stabil sehingga usaha tradisional tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.