Masker kain “fashionable” bisa bantu UKM bertahan, kata Ketua APPMI

today10/11/2020

Background
Jakarta (ANTARA) – Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono mendorong desainer Indonesia untuk ciptakan masker kain yang fashionable.

Poppy mengatakan hal itu bertujuan guna membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tetap berproduksi di tengah pandemi COVID-19, dengan potensi penjualan yang terukur karena masker kain tersebut berpotensi diminati konsumen. 

“Kita harus menciptakan itu agar UKM terus berproduksi dan fashion terus berjalan, lebih meriah dan lebih enak dilihatnya tidak menakutkan,” kata Poppy dalam jumpa pers Indonesia Fashion Week (IFW) 2020, Senin.

Baca juga: Olah kreativitas kunci bertahan di industri fesyen kala pandemi

Baca juga: Kenali beda jenis masker dan cara pakainya untuk cegah kena COVID-19

Presiden IFW ini mengatakan pandemi yang berlangsung sekarang tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir. Masker kain dengan motif yang unik pun menjadi barang fesyen yang wajib dimiliki untuk keperluan sehari-hari.

Poppy juga mengatakan agar para desainer mampu melihat peluang tersebut dan menciptakan lebih banyak masker fashionable tapi juga nyaman dan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan.

“Desainer harus mampu menciptakan yang fashionable, yang nyaman. Saya kira itu menjadi tugas kita semua tentu juga berkonsultasi dengan petugas kesehatan gimana yang nyaman dan di dalamnya harus ada kayak kedap airnya, tapi masih bisa bernapas,” ujar Poppy.

Sebelumnya, Merdi Sihombing selaku fesyen desainer yang mengkampanyekan laku hidup lestari (sustainable lifestyle) menyatakan bahwa desainer dan pelaku industri lainnya harus kreatif untuk bertahan di masa pandemi.

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara berdarah Batak-Ambon itu pun lantas memutar otak agar dia dan karyawannya tetap bisa mengarungi lautan pandemi, salah satunya dengan membuat masker kain.

“Kuncinya kita harus kreatif, selain itu peka juga terhadap lingkungan sekitar. Lihat apa yang saat ini sedang terjadi,” kata lulusan sekolah mode Bunka dan ESMOD tersebut pada ANTARA.

“Kita lihat sekarang kebutuhannya apa, oh sekarang orang-orang sedang butuh masker. Yasudah kita bikin itu saja.”

Ia kemudian membuat masker kain, dengan dukungan pemerintah dia juga menggandeng para pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

Baca juga: Pakai masker scuba dilapisi tisu saat olahraga, boleh atau tidak?

Baca juga: Dokter ini gandeng difabel hadirkan masker Ondel-ondel

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1829608/masker-kain-fashionable-bisa-bantu-ukm-bertahan-kata-ketua-appmi

Written by: admin

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%
Chat Bens Radio
1
Nyok Abang None Yang Mau Kirim2 Salam
Bens Radio 106,2 FM
Nyok Yang Mau Kirim2 Salam,
Abang None Bisa Langsung Berinteraksi Dengan Penyiar Bens Radio Langsung Loh!!!