today13/08/2026


Pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai mencapai 97,99 persen dan ditargetkan dapat diresmikan pada Agustus 2026.
Bensradio.com, Jakarta – Pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memasuki tahap akhir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut progres proyek transportasi massal tersebut telah mencapai 97,99 persen.
Pramono menyampaikan perkembangan itu setelah melakukan pengecekan di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026). Ia memastikan sebagian besar infrastruktur dan fasilitas utama LRT Jakarta sudah siap digunakan.
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki lintasan sepanjang 12,2 kilometer. Proyek tersebut menelan investasi sekitar Rp12,1 triliun dan akan melayani 11 stasiun.
“LRT Jakarta yang panjangnya 12,2 kilometer, investasinya Rp12,1 triliun, berhenti di 11 titik dan semuanya sudah, tadi kami melakukan pengecekan, semuanya sudah siap untuk dioperasikan,” kata Pramono.
Ia mengatakan persentase pengerjaan saat ini sudah mendekati 98 persen. Pekerjaan yang tersisa terutama berkaitan dengan sistem persinyalan.
Menurut Pramono, persinyalan ditargetkan rampung pada 20 Agustus 2026. Setelah seluruh tahapan teknis selesai, LRT Jakarta diharapkan dapat segera memasuki fase operasional.
Kehadiran rute Kelapa Gading-Manggarai diperkirakan meningkatkan kapasitas transportasi publik di Jakarta. Pada tahap awal pengoperasian, LRT Jakarta diproyeksikan melayani sekitar 60.000 penumpang per hari.
Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi sekitar 80.000 penumpang per hari ketika layanan telah beroperasi secara normal.
“Kalau ini selesai secara keseluruhan, yang sekarang sudah dihitung adalah penumpang sampai dengan Kelapa Gading-Manggarai diperkirakan di tahap awal kurang lebih 60.000, nanti kalau sudah normal akan sekitar 80.000,” ujar Pramono.
Dengan kapasitas tersebut, LRT Jakarta diharapkan menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, serta wilayah aglomerasi di sekitarnya.
Pramono juga menyebut jam layanan LRT Jakarta akan dibuat serupa dengan pola operasional KRL. Kereta dijadwalkan melayani masyarakat mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.
Rentang waktu tersebut diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Layanan ini juga dapat memperkuat konektivitas antarmoda transportasi umum di Jakarta.
Rute Kelapa Gading-Manggarai akan menghubungkan kawasan permukiman, pusat aktivitas, fasilitas olahraga, hingga kawasan transportasi terpadu Manggarai.
Sepanjang lintasan 12,2 kilometer tersebut terdapat 11 titik pemberhentian. Berikut daftar stasiunnya:
Stasiun Manggarai menjadi salah satu titik penting karena kawasan tersebut merupakan simpul transportasi yang melayani perjalanan menggunakan berbagai moda.
Mengenai rencana peresmian, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi agar LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai dapat diresmikan pada Agustus 2026.
Namun, kepastian tanggal peresmian masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak Istana. Pramono juga belum memastikan apakah Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan langsung proyek tersebut.
“Dan sekarang ini kami sedang finalisasi, dan mudah-mudahan apakah tanggalnya berapa, nanti biar Istana yang menyampaikan. Tetapi saya, kami, sudah berkoordinasi untuk bisa diresmikan pada bulan Agustus ini,” kata Pramono.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai target, LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai akan segera menambah pilihan transportasi publik bagi warga Jakarta. Kehadiran jalur baru ini juga diharapkan mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat jaringan transportasi massal di wilayah metropolitan Jakarta.
Written by: Muhammad Daffa

Post comments (0)