play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Artikel

Listrik Padam di Jawa, DPR Soroti Ketahanan Energi Nasional dan Pasokan Batu Bara PLN

today24/06/2026

Background
share close

Bensradio.com – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah dalam Sistem Interkoneksi JawaMaduraBali (Jamali) memicu perhatian serius dari DPR RI. Gangguan pasokan listrik tersebut dinilai bukan sekadar persoalan teknis sementara, melainkan menjadi sinyal penting perlunya penguatan ketahanan energi nasional agar keandalan sistem kelistrikan Indonesia tetap terjaga.

Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna, meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk mengatasi gangguan pasokan listrik tersebut.

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui upaya yang ditempuh pemerintah dan PLN, baik dalam menjaga pasokan listrik jangka pendek maupun dalam memperkuat ketahanan energi nasional untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Atas situasi ini, ESDM dan PLN perlu menjelaskan kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang sedang dilakukan, baik untuk menjaga pasokan listrik dalam jangka pendek maupun untuk memperkuat ketahanan energi nasional ke depan,” ujar Ateng dalam keterangannya di Jakarta.

DPR Ingatkan Potensi Defisit Pasokan Batu Bara

Sorotan DPR terhadap kondisi kelistrikan nasional tidak muncul tanpa alasan. Dalam rapat kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri ESDM beberapa waktu lalu, Ateng telah mengingatkan adanya potensi kekurangan kontrak pasokan batu bara bagi kebutuhan PLN sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan proyeksi yang disampaikan, kebutuhan batu bara PLN diperkirakan mencapai 154 juta ton. Namun, terdapat potensi defisit pasokan hingga sekitar 20 juta ton apabila tidak dilakukan langkah antisipatif yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap stabilitas sistem kelistrikan nasional. Pasokan energi primer yang tidak mencukupi berisiko meningkatkan gangguan operasional pembangkit listrik dan mengurangi keandalan jaringan listrik nasional.

Baca Juga Abang None :  Teluh

Masyarakat Butuh Kepastian Strategi Jangka Panjang

Ateng menegaskan bahwa publik membutuhkan kepastian mengenai peta jalan ketahanan energi nasional. Strategi tersebut harus mencakup mitigasi jangka pendek, pengamanan pasokan energi jangka menengah, hingga kebijakan jangka panjang yang berkelanjutan.

Menurutnya, sistem kelistrikan nasional harus dikelola secara antisipatif sehingga risiko pemadaman listrik berskala besar dapat diminimalkan.

Selain memastikan kecukupan pasokan energi primer bagi seluruh pembangkit listrik, pemerintah juga diminta memperkuat tata kelola distribusi batu bara dan sumber energi lainnya agar tidak menimbulkan kerentanan baru dalam sistem kelistrikan nasional.

Diversifikasi Energi Jadi Solusi Ketahanan Nasional

Dalam jangka panjang, DPR mendorong pemerintah untuk mempercepat diversifikasi sumber energi guna mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis energi tertentu.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia, termasuk melalui peningkatan cadangan energi nasional, pengembangan energi baru dan terbarukan, serta penguatan infrastruktur pendukung sistem kelistrikan.

Keberagaman sumber energi diyakini dapat mengurangi risiko sistemik yang berpotensi memicu gangguan pasokan listrik di masa mendatang.

PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik

Di sisi lain, PT PLN (Persero) telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa gangguan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terjadi secara bersamaan. Salah satunya adalah terganggunya pasokan batu bara berkalori menengah yang dibutuhkan sejumlah pembangkit listrik.

Selain itu, terdapat kendala teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas besar milik perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP).

PLN bersama Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) kini melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan. Upaya tersebut mencakup percepatan kontrak pasokan batu bara dan distribusi energi primer ke sejumlah pembangkit yang beroperasi di Pulau Jawa.

Baca Juga Abang None :  Anies Baswedan Naikkan UMP DKI Jakarta 5,1%

Keandalan Listrik Jadi Fondasi Ekonomi Nasional

Ketahanan energi nasional tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan listrik rumah tangga. Keandalan pasokan listrik juga menjadi fondasi utama bagi aktivitas ekonomi, investasi, industri, pelayanan publik, hingga pembangunan nasional secara keseluruhan.

Karena itu, transparansi pemerintah dan PLN terkait kondisi pasokan energi serta langkah-langkah perbaikan yang dilakukan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan sistem kelistrikan nasional tetap andal dan berkelanjutan.

Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.