Bens Radio

106.2 FM Jakarta

Current track

Title

Artist


Kreativitas kosmetik lokal di era Industri 4.0

Written by on 22/01/2021

Jakarta (ANTARA) – Tren make up rasanya tak ada habisnya, mulai dari penemuan-penemuan bahan kosmetik hingga kolaborasi-kolaborasi unik

lain.

Salah satu tren yang hingga saat ini masih dilakukan adalah brand kosmetik menggandeng brand -brand besar yang membuat kemasan make up jadi unik.

Dalam industri kosmetik, kreativitas dalam berinovasi memang jadi senjata dalam menembus era Industri 4.0 di mana otomasi, serta kombinasi sistem fisik serta internet of things akan menjadi kekuatan besar produksi.

Baca juga: Persamaan riasan 1930-an dengan tren sekarang

Sejumlah brand dari luar negeri seperti  asal Korea Selatan Tony Moly pernah melakukan inovasi dengan menggandeng mie instan Samyang lewat koleksi make up Tonymoly Hot Edition. Saat itu, Tony Moly bersama Samyang merilis cushion, blusher, lip balm hingga lip tint dengan aksen mie instan pedas Samyang.

Brand Korea Selatan lain, Etude juga tak mau kalah, mereka menggandeng wafer cokelat kenamaan Kit Kat untuk eye shadow palette.

Sementara brand Korea Selatan Faceshop berkolaborasi dengan Coca Cola merilis cushion, shadow, lipstick dan lip tint.

Tak hanya brand-brand luar negeri, brand-brand make up dalam negeri juga tak kalah kreatifnya dalam menjual produk menggaet pangsa pasar anak muda.

Mereka menggandeng sejumlah brand kenamaan Tanah Air untuk disandingkan dengan make up-make up cantik.

Berikut daftar kolaborasi brand kosmetik lokal yang unik-unik:

1. Upmost Beaute dan Tolak Angin

Brand Upmost Beaute didirikan oleh Faleri Susanto, Irene Hidayat, Irene Kusmulyadi, dan Irnez Hidayat.

Kali ini, Upmost Beaute menggandeng brand produk jamu Tolak Angin merilis eyeshadow palette: Honey Glazed Eyeshadow Palette.

Palette eyeshadow ini terdiri dari delapan variasi warna netral yang terinspirasi dari bahan herbal alami Tolak Angin.

Warna-warnanya cocok untuk tampilan matte casual look siang hari sampai tampilan malam yang glamor dengan warna-warna satin dan metalik.

Upmost Honey Glazed Eyeshadow Palette juga hadir dengan formula vegan, bebas kekerasan terhadap hewan, dan Halal.

Kolaborasi Dear Me Beauty x Yupi (Instagram/@dearmebeauty)

2. Dear Me Beauty x Yupi

Dear Me Beauty sepertinya menjadi brand lokal yang paling banyak menelurkan produk kolaborasi.

Yang terbaru Dear Me Beauty bernostalgia ke masa kecil dengan menghadirkan koleksi Dear Me Yupi Collection.

Seri ini menghadirkan empat varian warna cantik dengan nuansa warna kemasan yang lucu dan menggemaskan yakni Dear Gummy, Dear Sweetheart, Dear Berry Kiss dan Dear Burger.

Formula Dear Me Beauty x Yupi diklaim sudah ditingkatkan dari pendahulunya. Teksturnya lebih creamy, ringan saat dipakai, warnanya high pigmented, dan lebih menjaga kelembaban bibir.

Masih di seputar warna yang aman, Dear Me Beauty merilis warna pink, cokelat, dan peachy. Warna-warna yang cocok dipakai sehari-hari dan untuk tampilan makeup no makeup look.

Kolaborasi Dear Me Beauty x Nissin (Instagram/@dearmebeauty)

Baca juga: Animal Crossing punya lini makeup

Baca juga: MAC rilis kosmetik “gender-fluid” untuk pertama kali

Baca juga: Awas, bakteri bisa bersemayam di make-up dan alat rias selama pandemi

Oleh Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1960216/kreativitas-kosmetik-lokal-di-era-industri-40


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *