Kekuatan mental orang tua diuji saat rawat anak down syndrome

today21/03/2021

Background
woman boy with down syndrome posing
Jakarta (ANTARA) – Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS) membagikan tips dalam merawat anak- anak yang memiliki kelainan kromosom yaitu dengan memperkuat mental di tengah cibiran masyarakat.  

Pengurus inti dari POTADS Eliza Octavianti Rogi mengatakan seringkali ditemukan cibiran atau pun perundungan baik terhadap orang tua atau pun anak yang mengalami down syndrome.

“Mental orang tua harus kuat. Semakin besar anak kita tentu semakin terlihat perbedaannya. Tentu reaksi berbeda di masyarakat masih ada. Jadi kita sebagai orang tua harus merespon dengan baik. Beritahu anak kita kalau ada yang melakukan bullying itu tak perlu ditanggapi,” kata Eliza dalam webinar bertajuk “Mengenal Anak Down Syndrome Lebih Dekat” yang ditulis, Minggu.

Baca juga: Stimulasi kunci anak “down syndrome” berkembang dengan baik

Baca juga: Doktor UI teliti interaksi Ibu-Anak pada anak ‘down syndrome’

Pemberian edukasi kepada anak juga menjadi penting, hal itu dapat membantu anak memahami dan beradaptasi dengan masyarakat yang memiliki banyak reaksi terhadap sebuah peristiwa.

Sementara untuk di lingkungan sekolah, Eliza berpesan kepada guru- guru yang memiliki murid down syndrome agar para guru bisa mengedukasi dan memberi pemahaman kepada anak- anak yang memiliki kromosom normal agar tidak melakukan bullying karena kondisi yang berbeda.

“Di sekolah, Guru itu memiliki peranan penting untuk mengedukasi kalau ada loh murid-murid dengan perbedaan fisik ini. Tapi meski mereka berbeda perlakuan buruk dan bullying itu tidak boleh dilakukan,” ujar Eliza.

Di samping itu, Eliza berpendapat keterbukaan menjadi penting dalam penerimaan anak down syndrome di masyarakat.

Menurutnya di masa keterbukaan saat ini, orang tua harusnya menunjukan anak- anak yang memiliki down syndrome kepada masyarakat agar hal itu terlihat normal dan bukan merupakan suatu masalah.

Baca Juga Abang None :  Hotel bergaya Jepang di Bali bersiap buka dengan standar prokes ketat

Tidak perlu menutupi keberadaan anak down syndrome sehingga masyarakat dapat menerima lebih baik kondisi yang berbeda itu.

“Ke tetangga itu saya tidak menutupi ya. Saya menunjukan anak saya ke mereka agar mereka juga tahu bahwa ada loh anak yang seperti ini di tengah mereka,” ujar Eliza.

Eliza berharap ke depannya para orang tua dapat memiliki mental yang lebih kuat, sehingga semakin banyak anak- anak dengan down syndrome di Indonesia memiliki kesempatan untuk dipandang setara dengan anak- anak lainnya.

Baca juga: Peringati HDSD, Cordlife gelar “Down Syndrome Got Talent”

Baca juga: Hari Down Syndrome Sedunia, ini 3 fakta soal “down syndrome”

Baca juga: Enam bagian tubuh yang rentan sakit bagi anak “down syndrome”

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/2054658/kekuatan-mental-orang-tua-diuji-saat-rawat-anak-down-syndrome

Written by: admin


Previous post

WhatsApp Image 2021 03 20 at 08.51.05

Fakta Torres dalam seri MCU “The Falcon and The Winter Soldier”

Jakarta (ANTARA) - Perilisan seri “The Falcon and the Winter Soldier” yang diproduksi Marvel Cinematic Universe memang menyedot perhatian kepada dua tokoh utama yaitu Sam Wilson (Falcon) dan Bucky Barnes (Winter Soldier), namun rupanya beberapa karakter baru yang akan mengambil andil penting dalam kisah mereka mulai dikenalkan.Misalnya seperti kehadiran Sarah Wilson adik dari Sam yang tentunya merupakan peran penting dalam cerita, selain itu juga karakter lainnya yang dikenalkan adalah tentara […]

today21/03/2021

Post comments (0)

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

0%
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x