today21/05/2026


Isyana Sarasvati resmi merilis album EKLEKTIKO pada 21 Mei 2026 dengan menghadirkan 18 lagu lintas genre mulai dari pop, metal, hingga R&B.
Bensradio.com – Isyana Sarasvati akhirnya resmi memperkenalkan album kelimanya bertajuk EKLEKTIKO, sebuah proyek musik ambisius yang menjadi representasi perjalanan emosional, eksplorasi artistik, hingga refleksi personalnya sebagai musisi dan manusia.
Album yang dirilis pada 21 Mei 2026 ini hadir dengan 18 lagu yang memadukan berbagai genre mulai dari pop, metal, elektronik, hingga R&B. Tidak hanya sekadar album musik, EKLEKTIKO juga dibangun sebagai sebuah “universe” kreatif lengkap dengan visual sinematik, koreografi, serta narasi emosional yang saling terhubung.
Dalam sesi listening session eksklusif, Isyana mengungkapkan bahwa album ini lahir dari keinginannya menggambarkan kehidupan secara utuh, termasuk berbagai spektrum rasa yang dialami manusia.
“Kehidupan itu enggak selalu baik, enggak selalu bahagia. Ada spektrum rasa lain yang harus kita alami untuk menjadi manusia yang utuh,” ujar Isyana.
Nama EKLEKTIKO dipilih untuk menggambarkan peleburan berbagai gaya, warna musik, pemahaman, serta emosi menjadi satu identitas autentik khas Isyana.
Menurut pelantun lagu “Tetap Dalam Jiwa” tersebut, album ini merupakan refleksi dirinya secara penuh sebagai seniman yang terus berkembang tanpa batas genre.
Album ini terbagi dalam empat chapter utama, yakni:
Setiap chapter menghadirkan pendekatan musikal dan emosional berbeda, mulai dari sisi feminin, imajinatif, reflektif, hingga energi paling eksplosif.
Tak hanya fokus pada sisi audio, proyek ini juga dikembangkan menjadi pengalaman visual menyeluruh. Bersama tim kreatifnya, Isyana menghadirkan lebih dari 30 konten visual pendukung yang dirilis melalui kanal YouTube pribadinya.
Dalam proses produksi album EKLEKTIKO, Isyana menggandeng banyak kolaborator lintas disiplin untuk membangun identitas musik yang unik dan kompleks.
Beberapa nama yang terlibat di antaranya Petra Sihombing serta Kamga. Selain itu, proyek ini juga melibatkan kolaborator internasional asal Swedia guna memperkuat eksplorasi musik dalam album tersebut.
Sarah Kasenda selaku manajer Isyana mengungkapkan bahwa proyek EKLEKTIKO sebenarnya sudah dipersiapkan jauh sebelum konser Lexiconcert berlangsung.
“Kami ingin album ini bukan hanya jadi kumpulan lagu, tapi sebuah universe yang punya cerita dan rasa,” ujar Sarah.
Para produser juga menyebut tantangan terbesar dalam album ini adalah menjaga seluruh warna musik tetap terdengar menyatu sebagai identitas khas Isyana Sarasvati.
Dari total 18 lagu yang ada di album ini, lagu “BURN” menjadi salah satu fokus utama karena dianggap paling merepresentasikan makna EKLEKTIKO secara keseluruhan.
Lagu tersebut memadukan unsur elektronik dan metal hingga melahirkan warna baru yang disebut Isyana sebagai Trance Metal atau Dance Metal.
Menariknya, lagu “BURN” terinspirasi dari kebiasaan pribadi Isyana yang gemar bergerak dan berolahraga sejak kecil.
“Aku pengen punya anthem buat olahraga. Aku pengen orang masukin lagu ini ke playlist workout mereka,” kata Isyana.
Energi lagu tersebut semakin terasa lewat video musik megah yang melibatkan sekitar 60 penari dengan konsep visual sinematik dan koreografi intens.
Produksi video musik “BURN” bahkan disebut menjadi salah satu proyek visual terbesar sepanjang karier Isyana Sarasvati.
Melalui album EKLEKTIKO, Isyana ingin mengajak pendengar memahami bahwa kehidupan bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang menerima seluruh dinamika emosi yang hadir dalam perjalanan hidup.
Selain lagu “BURN”, album ini juga menghadirkan lagu “Be Alright” featuring Kamga yang menawarkan nuansa R&B lebih ringan dan easy listening.
Dengan eksplorasi genre yang luas, konsep visual masif, serta pendekatan artistik yang matang, EKLEKTIKO menjadi salah satu proyek musik paling ambisius dalam perjalanan karier Isyana Sarasvati.
Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)