today16/05/2026


Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI memperkuat edukasi, mitigasi, dan kesiapan fasilitas kesehatan terkait ancaman Hantavirus.
Bensradio.com – Ancaman penyebaran Hantavirus mulai menjadi perhatian serius di tengah masyarakat. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat edukasi dan langkah mitigasi guna mencegah kepanikan warga akibat maraknya informasi mengenai penyakit tersebut di media sosial.
Menurut Yudha, pemerintah harus hadir memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami masyarakat terkait Hantavirus, termasuk langkah pencegahan yang perlu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Yudha menilai kekhawatiran warga meningkat setelah berbagai informasi tentang Hantavirus beredar luas di media sosial. Karena itu, ia meminta pemerintah tidak tinggal diam dan segera memberikan edukasi yang tepat agar masyarakat tidak termakan informasi yang belum tentu benar.
“Masyarakat sekarang banyak takut setelah melihat informasi di medsos. Pemerintah harus hadir memberikan edukasi yang jelas, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar Yudha, Jumat (15/5).
Ia menegaskan, edukasi kesehatan masyarakat sangat penting untuk mencegah kepanikan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pola hidup sehat.
Selain edukasi, Yudha juga mendorong masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah awal mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk Hantavirus.
Menurutnya, kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian utama karena virus dapat berkembang melalui lingkungan yang tidak higienis.
Yudha meminta Pemprov DKI Jakarta memperkuat sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan rumah, lingkungan permukiman, hingga tempat penyimpanan makanan agar terhindar dari potensi penyebaran virus.
Tak hanya edukasi, kesiapan fasilitas kesehatan juga menjadi sorotan. Yudha meminta Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sistem penanganan yang matang apabila kasus Hantavirus berkembang lebih luas.
“Harapannya tentu tidak sampai meluas. Tapi pemerintah tetap harus siap mengantisipasi kemungkinan terburuk,” ucapnya.
Ia menilai pemerintah perlu melakukan langkah antisipatif sejak dini agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat apabila ditemukan kasus baru.
Lebih lanjut, Yudha menekankan bahwa pengalaman pandemi COVID-19 harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dalam menghadapi ancaman penyakit menular baru.
Menurut dia, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat perlu segera melakukan kajian mendalam terkait potensi penyebaran Hantavirus di wilayah DKI Jakarta.
“Nah, ini harus ada kajian khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat. Intinya harus siap sedia payung sebelum hujan, belajar dari pengalaman Covid-19,” tandas Yudha.
Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap Hantavirus, DPRD DKI berharap Pemprov Jakarta dapat bergerak cepat memperkuat sistem mitigasi, edukasi, serta kesiapan layanan kesehatan agar masyarakat tetap tenang dan waspada.
Langkah preventif dan komunikasi publik yang baik dinilai menjadi kunci utama untuk mencegah kepanikan sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit di tengah masyarakat.
Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)