Bens Radio

106.2 FM Jakarta

Current track

Title

Artist


Cek Fakta: Donor darah dari penerima vaksin COVID-19 berbahaya?

Written by on 07/06/2021

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan beredar di media sosial menyebut bahaya menerima donor darah dari orang yang telah divaksin COVID-19.

Unggahan di Facebook itu mengklaim darah dari orang yang telah menerima vaksin COVID-19 dapat mengakibatkan penerimanya meninggal.

Selain itu, disebut pula vaksin mRNA menyebabkan penyakit autoimun, penyumbatan darah, dan lainnya.

Namun, benarkah donor darah dari penerima vaksin COVID-19 berbahaya?

 

20210607 201041
Tangkapan layar hoaks tentang donor darah dari orang yang telah divaksin COVID-19 berbahaya bagi penerimanya. (Facebook)

Penjelasan:

Juru Bicara Vaksinasi COVID19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan orang yang telah menerima vaksin COVID-19 boleh melakukan donor darah.

Dia menyarankan donor darah dilakukan dengan jeda sekitar dua pekan setelah mendapatkan vaksin kedua COVID-19. Hal itu dilakukan sebagai penjaminan agar tidak ada kejadian ikutan pasca-imunisasi yang berdampak pada orang yang divaksin COVID-19.

Selain itu, penyintas COVID-19 juga dapat melakukan donor darah dengan jarak sebulan setelah dinyatakan sembuh.

Klaim: Donor darah dari penerima vaksin COVID-19 berbahaya

Rating: Hoaks

Cek fakta: Malaysia dapat tambahan 10.000 kuota haji walaupun “lockdown”? Ini Faktanya!

Cek fakta: Indonesia ditolak Arab Saudi karena belum bayar uang haji? Cek faktanya!

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/2197898/cek-fakta-donor-darah-dari-penerima-vaksin-covid-19-berbahaya


Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments