Bolehkah anak dengan penyakit komorbid belajar tatap muka di sekolah?

today07/06/2021

Background
Screenshot 2021 06 07 07 54 14

Screenshot 2021 06 07 07 54 14

Jakarta (ANTARA) – Dibukanya kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM) masih menjadi kekhawatiran bagi sejumlah orangtua apalagi jika anaknya memiliki kondisi kesehatan tertentu atau penyakit komorbid.

Dokter Spesialis Anak Primaya Hospital Bekasi Timur dr Tuty Mariana, SpA, mengatakan keputusan membolehkan anak kembali ke sekolah bergantung pada situasi penularan COVID-19 di lingkungan terkait, kesiapan sekolah dalam memberikan perlindungan, dan kesehatan anak itu sendiri.

Baca juga: Mendikbud umumkan sekolah diperbolehkan belajar tatap muka terbatas

“Bila ada masalah kesehatan yang membuat anak lebih rentan terhadap penularan COVID-19 di sekolah, orangtua sebaiknya memilih pembelajaran jarak jauh dulu,” ujar dr Tuty dalam keterangan resminya pada Senin.

Tuty mengatakan penyakit penyerta pada umumnya tidak ada atau belum muncul pada anak usia sekolah. Komorbid lebih banyak didapati pada orang dewasa, termasuk orangtua siswa.

Itu sebabnya keputusan membuka kembali sekolah di tengah pandemi membutuhkan peran serta semua pemangku kepentingan.

Orangtua dan masyarakat umum wajib terus mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan pada anak-anak siswa sekolah. Sebab, anak pun bisa terinfeksi virus di rumah atau di jalan saat perjalanan pergi atau pulang sekolah.

Sementara itu, untuk guru dan staf sekolah yang memiliki penyakit komorbid, ada baiknya memastikan bahwa penyakit tersebut dalam kondisi terkendali sebelum menjalani kegiatan di sekolah.

“Orang dewasa berusia 60 tahun ke atas dan masyarakat yang memiliki penyakit komorbid lebih berisiko sakit parah dan meninggal ketika terinfeksi virus corona. Maka dari itu, aturan pembukaan kembali sekolah mesti mengacu pada data tersebut,” ujar dr. Tuty

Panduan dari pemerintah menyatakan guru dan staf bisa kembali ke sekolah asalkan sehat. Adapun bila ada penyakit komorbid, mesti dipastikan bahwa penyakit itu dalam kondisi terkendali.

Baca Juga Abang None :  Gonggongan anjing selamatkan pemilik dari longsor salju di Swiss

Baca juga: Tips aman saat anak kembali belajar tatap muka di sekolah

Baca juga: Mendikbud: Guru divaksin, belajar langsung di sekolah bisa sekarang

Baca juga: Pembelajaran tatap muka terbatas serentak sulit dipaksakan

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/2196230/bolehkah-anak-dengan-penyakit-komorbid-belajar-tatap-muka-di-sekolah

Written by: admin


Previous post

Screenshot 2021 06 07 08 10 14

Christina Ricci akan main di “Matrix 4”

Jakarta (ANTARA) - Christina Ricci akan bergabung dalam film "Matrix 4" bersama para pemain lainnya.Mengutip Variety pada Senin, Warner Bros. baru saja memperbarui daftar pemain untuk "Matrix 4". Dalam jajaran deretan aktor dan aktris yang terlibat seperti Keanu Reeves, Carrie-Anne Moss, Jada Pinkett Smith, Yahya Abdul-Mateen II, Priyanka Chopra Jonas, Jonathan Groff dan Neil Patrick Harris, terdapat nama Christina Ricci yang ditambahkan.Baca juga: Christina Ricci: Ciuman Robert Pattinson DahsyatAkan tetapi, […]

today07/06/2021


Similar posts

Artikel

Ikut Lapak Ganjar, Produk Wedang Magelang Sampai ke Jepang

Ikut Lapak Ganjar, Produk Wedang Magelang Sampai ke Jepang Lapak Ganjar promosi yang diinisiasi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berjalan efektif. Di antaranya mampu mengangkat UMKM menjadi lebih berkembang dan produknya bisa dikenal hingga ke luar negeri. Saat ditemui di tempat produksinya Jowahan RT 1 RW 5, Wanurejo, Borobudur, Kabupaten […]

today01/12/2022

Artikel

Tangsel Sejiwa Fest Vol. 2 Ajak Masyarakat Rayakan Hari Jadi Kota Tangerang Selatan Ke-14 Dengan Tertib Bersama Deretan Artis Nasional

Sejiwa Fest Vol.2 (Sumber : Metro Banten) Tangsel Sejiwa Fest Vol. 2 sebagai rangkaian Hari Jadi Kota Tangerang Selatan Ke-14, berjalan begitu meriah dengan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Acara yang diadakan selama dua hari pada 19-20 November 2022 ini sukses membuat masyarakat terhibur oleh hadiah dari Pemerintah Kota Tangerang […]

today24/11/2022

Post comments (0)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Bens Radio

adalah stasiun radio etnik Betawi yang disiarkan dari Jakarta. Radio ini telah mengudara sejak awal tahun ’90an. Radio yang didirikan oleh Alm. H. Benyamin S. ini mendedikasikan siarannya

Official Twitter of Radio Betawi Punye Gaye Jl.Tarumanegara No.45 Pisangan Ciputat 15419 Tlp : 021-27599190 WA : 0811 886 1062

untuk etnik Betawi.

Baca Juga Abang None :  Ide variasikan nasi dengan ubi, kacang hijau berpadu ikan kembung
0%
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x