

Lidah Api Kemerdekaan di puncak Monas menjadi simbol semangat perjuangan bangsa Indonesia dan salah satu ikon paling terkenal di Jakarta.
Bensradio.com -Emas di puncak monas menjadi salah satu ikon yang sering menjadi perbincangan, Monumen Nasional atau Monas bukan hanya menjadi landmark kebanggaan Jakarta, tetapi juga simbol perjuangan bangsa Indonesia. Salah satu bagian paling ikonik dari bangunan ini adalah Lidah Api Kemerdekaan yang tampak berkilau di puncaknya.
Banyak orang mengira kilauan tersebut hanya sekadar cat berwarna emas. Padahal, bagian puncak Monas memang dilapisi emas asli yang menjadi simbol semangat perjuangan bangsa yang tidak pernah padam. Berdasarkan informasi yang beredar, emas yang melapisi Lidah Api Kemerdekaan memiliki berat sekitar 50 kilogram. Emas di Monas juga ditemukan di lokasi lain, yakni di Ruang Kemerdekaan. Beratnya 22 kg.
Lidah Api Kemerdekaan memang menjadi bagian yang paling mencuri perhatian. Namun, penggunaan emas pada Monas ternyata tidak hanya terdapat di puncak bangunan.
Selain melapisi Lidah Api Kemerdekaan, material emas juga digunakan pada beberapa elemen di dalam kawasan Monumen Nasional sebagai pelengkap nilai artistik dan historis bangunan tersebut.
Keberadaan emas ini menjadi salah satu alasan mengapa Monas tetap menjadi ikon yang memiliki nilai simbolis tinggi sejak pertama kali diresmikan.
Bentuk api yang menjulang di atas Monas memiliki filosofi mendalam. Api dipilih sebagai lambang perjuangan yang terus menyala dan tidak pernah padam, mencerminkan semangat rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
Sementara warna emas melambangkan kejayaan, kemakmuran, serta harapan agar bangsa Indonesia terus berkembang di masa depan.
Perpaduan desain tersebut menjadikan Monas bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan juga monumen yang sarat makna.
Hingga kini, Monas masih menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain menikmati panorama Jakarta dari puncak monumen, pengunjung juga dapat menjelajahi Museum Sejarah Nasional yang berada di bagian bawah bangunan.
Area Monas juga sering dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga mengikuti berbagai kegiatan budaya yang digelar di kawasan tersebut.
Lebih dari sekadar monumen, Monas merupakan pengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Keberadaan lapisan emas di bagian puncaknya menjadi simbol bahwa semangat perjuangan harus terus dijaga oleh setiap generasi.
Tak heran jika hingga saat ini Monas masih menjadi salah satu destinasi wisata sejarah paling populer di Indonesia sekaligus ikon yang selalu melekat dengan wajah Kota Jakarta.
Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)