play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Selebritis

Imigrasi Catat 25 Ribu WNA Masuk Indonesia Jelang Konser Ye Kanye West

today27/10/2026

Background
share close

Bensradio.com – JAKARTA – Kedatangan warga negara asing (WNA) ke Indonesia mengalami peningkatan menjelang konser musisi asal Amerika Serikat, Ye atau yang dikenal sebagai Kanye West, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 24 Oktober 2026. Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat sekitar 25.400 pelintas mancanegara selama periode 21–24 Oktober 2026.

Lonjakan kedatangan tersebut terjadi secara bertahap menjelang hari penyelenggaraan konser. Puncaknya tercatat pada 23 Oktober 2026, ketika jumlah kedatangan WNA mencapai sekitar 10.000 orang dalam sehari.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa peningkatan arus kedatangan mulai terlihat sejak tiga hari sebelum konser berlangsung.

“Kami mencatat tren lonjakan pelintas asing, terutama di H-3 konser. Lonjakan signifikan kedatangan WNA sebanyak 1.000 orang pada 21 Oktober, 4.700 orang pada 22 Oktober, dan mencapai puncaknya pada 23 Oktober dengan 10.000 orang per hari,” jelas Hendarsam.

Memasuki hari pelaksanaan konser, jumlah pelintas mancanegara masih menunjukkan angka tinggi. Imigrasi mencatat sekitar 9.700 kedatangan pada 24 Oktober 2026.

Kehadiran Ye di Jakarta menjadi perhatian penggemar musik internasional. Terlebih, Jakarta disebut sebagai satu-satunya kota di kawasan Asia Tenggara dan Oseania yang masuk dalam rangkaian penampilannya tahun ini.

Baca Juga Abang None :  Perpres No 1/2022 Memperkuat Tentang Pelestarian Cagar Budaya

Konser Ye Dorong Aktivitas Pariwisata Jakarta

Tingginya jumlah wisatawan asing yang datang menjelang konser turut membuka peluang bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pengeluaran pengunjung untuk akomodasi, transportasi, makanan, hingga belanja berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi berbagai pelaku usaha di Jakarta.

Berdasarkan data Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), peningkatan jumlah tamu asing juga terlihat dari tingkat okupansi di sejumlah hotel di Jakarta selama periode penyelenggaraan konser.

Hendarsam menilai, dampak acara musik internasional tidak hanya dirasakan oleh industri hiburan. Kedatangan penonton dari berbagai negara turut menggerakkan sektor pendukung yang terlibat dalam aktivitas wisata.

Untuk mendukung penyelenggaraan konser tersebut, Imigrasi telah menerbitkan 88 visa kategori sport and performer bagi Ye dan rombongan kru yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Namun ketika musisi dunia tampil di Indonesia, yang datang bukan hanya artis dan kru, tetapi juga penggemar dari berbagai negara. Mereka menggunakan transportasi, menginap di hotel, menikmati kuliner, hingga berbelanja. Artinya, ada banyak sektor ekonomi yang ikut bergerak,” ujar Hendarsam.

Ia menambahkan, Imigrasi berupaya memastikan proses kedatangan pengunjung internasional berlangsung lancar sehingga kegiatan berskala besar seperti ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga Abang None :  Kemarin, ucapan Hari Ibu artis hingga tips hindari penipuan online

Imigrasi Optimalkan Layanan dan Pengawasan WNA

Untuk mengantisipasi peningkatan arus kedatangan, Imigrasi mengoptimalkan pelayanan di bandara melalui penggunaan fasilitas autogate bagi pelintas yang memenuhi persyaratan.

Langkah tersebut ditujukan untuk membantu memperlancar proses pemeriksaan keimigrasian di tengah meningkatnya jumlah pengunjung dari luar negeri.

Selain memperkuat pelayanan di pintu masuk internasional, petugas juga meningkatkan pengawasan selama konser berlangsung. Personel Imigrasi disiagakan di kawasan GBK untuk memantau kesesuaian izin tinggal WNA sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran keimigrasian.

Pengawasan dilakukan dengan tetap memperhatikan kelancaran acara dan ketertiban penonton. Dengan demikian, kemudahan akses bagi pengunjung asing dapat berjalan beriringan dengan penegakan aturan keimigrasian.

Jakarta Berpeluang Perkuat Posisi sebagai Destinasi Music Tourism

Meningkatnya kedatangan WNA menjelang konser Ye menjadi salah satu gambaran potensi Jakarta sebagai tujuan wisata berbasis acara musik atau music tourism.

Konser internasional dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menyaksikan penampilan musisi favorit sekaligus menikmati berbagai destinasi wisata dan layanan yang tersedia di kota penyelenggara.

Melalui penerbitan visa, peningkatan layanan perlintasan, serta pengawasan terhadap orang asing, Imigrasi menyatakan kesiapan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai acara internasional di Indonesia.

Hendarsam menegaskan bahwa pelayanan yang mudah dan modern harus tetap disertai pengawasan yang optimal demi menjaga keamanan serta ketertiban.

“Jakarta telah menunjukkan potensinya sebagai panggung konser musik dunia. Kami ingin semakin banyak kegiatan internasional hadir di Indonesia dan membawa manfaat bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, bagaimana kami memberikan pelayanan yang mudah dan modern, sekaligus memastikan pengawasan keimigrasian tetap berjalan optimal,” tutup Hendarsam.

Written by: Bagas Aidil

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.