today08/10/2026


Official poster film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih yang tayang 5 November 2026. Deskripsi gambar:
Bensradio.com – JAKARTA, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih siap membawa penonton Indonesia menyelami kisah horor yang memadukan misteri rumah tua, mitos Jawa, dendam keluarga, dan rahasia masa lalu. Film produksi Mika Entertainment tersebut dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Menjelang penayangannya, film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih resmi memperkenalkan official poster, official trailer, serta dua original soundtrack (OST). Perkenalan tersebut digelar di Metropole XXI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/10/2026).
Disutradarai oleh Hanny R. Saputra, film ini menghadirkan Wavi Zihan sebagai pemeran utama Wulan, perempuan muda yang harus menghadapi berbagai kejadian misterius setelah dirinya dan sang ibu pindah ke sebuah rumah tua.
Cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih berpusat pada Wulan, seorang perempuan muda yang harus memulai kehidupan baru bersama ibunya. Sang ibu mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik sehingga keduanya memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah tua.
Awalnya, rumah tersebut diharapkan menjadi tempat tinggal baru bagi Wulan dan ibunya. Namun, keadaan justru berubah ketika berbagai kejadian aneh mulai terjadi.
Peristiwa-peristiwa misterius yang dialami Wulan perlahan membuatnya menyadari bahwa rumah tersebut bukan sekadar bangunan tua. Ada rahasia besar yang tersimpan di dalamnya dan ternyata memiliki hubungan dengan kehidupan serta masa lalu Wulan.
Misteri tersebut kemudian menjadi semakin rumit ketika Wulan mulai berhadapan dengan sejumlah sosok yang memiliki keterkaitan dengan sejarah rumah tersebut.
Salah satu karakter penting dalam Rambut Sewu: Satu Langkah Getih adalah Marni yang diperankan oleh Taskya Namya. Marni menjadi sosok yang memiliki hubungan erat dengan rangkaian teror sekaligus menyimpan luka dari masa lalu.
Taskya Namya menjelaskan bahwa tindakan Marni didorong oleh rasa sakit hati dan keinginannya untuk melindungi keluarga.
“Semua yang ia lakukan tidak terlepas untuk membela keluarganya,” ujar Taskya.
Menurutnya, perubahan perilaku Marni bukan terjadi tanpa alasan. Karakter tersebut dibentuk oleh pengalaman pahit serta dendam terhadap orang-orang yang dianggap telah menyakiti keluarganya.
Hal tersebut membuat Marni tidak hanya menjadi bagian dari unsur horor dalam film, tetapi juga membawa sisi emosional yang memperkuat konflik cerita.

Selain Wulan dan Marni, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih juga menghadirkan karakter Damar yang diperankan Yusuf Mahardika.
Damar merupakan seorang jurnalis muda yang mulai tertarik menyelidiki kejadian misterius yang dialami Wulan. Ketertarikannya bermula dari sebuah rekaman mengenai kejadian tersebut yang kemudian tersebar di media sosial.
Sebagai seorang jurnalis, Damar mencoba mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi. Penyelidikan tersebut secara perlahan membawanya pada berbagai fakta yang sebelumnya tersembunyi.
Hubungan antara Wulan, Marni, Damar, serta karakter lainnya pun mulai menemukan titik temu. Penyelidikan Damar akhirnya mengarah pada sebuah peristiwa masa lalu yang menjadi salah satu akar konflik dalam cerita.
Dengan demikian, teror dalam Rambut Sewu: Satu Langkah Getih tidak hanya hadir melalui suasana rumah tua atau kejadian supranatural. Misteri juga dibangun melalui hubungan antarkarakter dan rahasia keluarga yang perlahan terungkap.
Tidak hanya mengandalkan cerita horor dan misteri, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih turut memperkuat sisi emosional film melalui dua original soundtrack.
Lagu pertama berjudul “Hampa”, yang dinyanyikan oleh Almira Andani dan diciptakan oleh Adi Karno.
Sementara itu, lagu kedua berjudul “Jalan Hidup”, dibawakan oleh Zakir Rasyidin. Lagu tersebut diciptakan sekaligus diproduseri oleh Badai.
Menurut Zakir, lagu “Jalan Hidup” menggambarkan perjalanan karakter dalam menghadapi berbagai pilihan, tekanan kehidupan, serta konsekuensi yang muncul dari keputusan yang mereka ambil.
Kehadiran dua lagu tersebut diharapkan dapat memberikan dimensi emosional tambahan bagi cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, terutama ketika penonton mengikuti perjalanan para karakter menghadapi masa lalu mereka.
Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih menghadirkan sejumlah aktor dan aktris Indonesia. Wavi Zihan dipercaya memerankan karakter Wulan, sementara Taskya Namya tampil sebagai Marni dan Yusuf Mahardika berperan sebagai Damar.
Film ini juga menghadirkan Ruth Marini sebagai Ratih dan Donny Alamsyah sebagai Suradi.
Kombinasi karakter tersebut menjadi bagian penting dari cerita yang secara bertahap mengungkap hubungan antara kejadian masa kini dengan peristiwa masa lalu.
Bagi penggemar film horor Indonesia, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 5 November 2026.
Film produksi Mika Entertainment dan arahan sutradara Hanny R. Saputra ini menawarkan perpaduan antara teror rumah tua, mitos Jawa, misteri keluarga, dendam, dan rahasia masa lalu.
Dengan misteri yang perlahan terbuka melalui perjalanan Wulan dan penyelidikan Damar, penonton akan diajak mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi di balik rumah tua tersebut dan bagaimana hubungan masa lalu dengan kehidupan para karakter.
Rambut Sewu: Satu Langkah Getih menjadi salah satu film horor Indonesia yang dapat dinantikan pada November 2026, terutama bagi penonton yang menyukai cerita misteri dengan konflik keluarga dan unsur budaya lokal.
Jadi, siap mengikuti teror dan mengungkap rahasia di balik rumah tua dalam Rambut Sewu: Satu Langkah Getih? Saksikan filmnya mulai 5 November 2026 di bioskop Indonesia.
Written by: Dimas Galoh Maulana

Post comments (0)