play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Olahraga

Kimi Antonelli Menang di GP AS 2026, Gelar Juara Dunia F1 Tinggal Butuh 2 Poin

today26/10/2026

Background
share close

Bensradio.com – AUSTIN – Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia Formula 1 (F1) pertamanya setelah meraih kemenangan di Grand Prix Amerika Serikat 2026. Pembalap Mercedes tersebut tampil impresif di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas, Minggu (25/10/2026).

Antonelli mengawali balapan dari pole position dan mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis. Strategi satu kali pit stop yang diterapkan Mercedes juga berjalan efektif, mengantarkan pembalap asal Italia itu meraih kemenangan kesembilan sepanjang musim ini.

Meski berhasil mengamankan kemenangan penting, Antonelli belum bisa memastikan gelar juara dunia pada seri Amerika Serikat. Hasil balapan membuat perebutan gelar masih berlanjut ke Grand Prix Meksiko yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Pembalap berusia 20 tahun itu kini hanya membutuhkan tambahan dua poin untuk memastikan gelar juara dunia F1 pertamanya. Artinya, Antonelli cukup finis di posisi kesembilan atau lebih baik di Mexico City untuk mengunci titel tanpa bergantung pada hasil para pesaingnya.

“Saya tahu kami sudah sangat dekat. Kami akan berusaha menuntaskan musim dengan hasil terbaik dan mudah-mudahan bisa segera memastikan gelar juara,” ujar Antonelli.

Baca Juga Abang None :  Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba di Jakarta, Saksikan Final Indonesia vs Thailand

Antonelli Perlebar Jarak di Klasemen F1 2026

Kemenangan di Austin semakin memperkuat posisi Antonelli dalam persaingan perebutan gelar juara dunia F1 2026. Ia kini unggul 123 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, serta berjarak 124 poin dari Lewis Hamilton yang membela Ferrari.

Dengan maksimal 125 poin yang masih tersedia sebelum balapan di Meksiko, peluang para pesaing untuk mengejar ketertinggalan semakin menipis. Antonelli pun berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk menyelesaikan persaingan gelar pada seri berikutnya.

Namun, pembalap Mercedes itu tetap perlu menjaga konsistensi. Satu hasil buruk masih dapat memengaruhi perhitungan gelar, sehingga finis di zona poin pada GP Meksiko menjadi target penting bagi Antonelli.

Baca Juga Abang None :  Lagi Viral, Ini Manfaat dan Risiko Weightlifting Menurut Dokter Saraf

Leclerc dan Verstappen Lengkapi Podium GP AS

Di belakang Antonelli, Charles Leclerc dari Ferrari berhasil finis di posisi kedua. Ia menyelesaikan balapan dengan selisih waktu 13,078 detik dari pemenang. Sementara itu, Max Verstappen membawa Red Bull finis di urutan ketiga.

Verstappen mendapatkan keuntungan dari penerapan virtual safety car pada fase akhir balapan. Situasi tersebut menghambat upaya Hamilton untuk mengejar posisi podium. Pembalap Ferrari itu akhirnya harus puas finis di urutan keempat, sekitar satu detik di belakang Verstappen.

Juara bertahan F1 dari McLaren, Lando Norris, menempati posisi kelima. Isack Hadjar dari Red Bull menyusul di posisi keenam, sedangkan Oscar Piastri dari McLaren mengakhiri lomba di urutan ketujuh.

George Russell harus menerima hasil kurang memuaskan setelah finis di posisi kedelapan. Liam Lawson dari Racing Bulls berada di urutan kesembilan, sementara Pierre Gasly dari Alpine melengkapi 10 besar sekaligus merebut poin terakhir.

Start Cepat Antonelli Warnai Persaingan di Austin

Antonelli langsung menunjukkan kecepatannya sejak lampu start padam. Ia mampu membangun keunggulan hingga 2,3 detik pada akhir putaran pertama, sekaligus menjaga jarak dari para pembalap yang bersaing di belakangnya.

Persaingan sengit justru terjadi dalam perebutan posisi kedua. Duo Ferrari berupaya menekan Verstappen yang mengawali balapan dengan start kurang sempurna. Leclerc sempat mengambil alih posisi kedua sebelum kembali kehilangan tempat tersebut dari pembalap Red Bull.

Pertarungan ketiganya juga sempat memanas ketika dua pembalap Ferrari hampir bersenggolan setelah melewati tanjakan pada awal balapan. Insiden lain terjadi pada putaran kedua, ketika virtual safety car diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada petugas membersihkan serpihan di lintasan.

Balapan semakin sulit bagi Russell setelah ia dijatuhi penalti waktu lima detik. Stewards menilai pembalap Mercedes itu memperoleh keuntungan dalam duel dengan Oscar Piastri di Tikungan 13 pada putaran pertama.

“Saya berada di sisi dalam, dia menyalip dari sisi luar. Itu risikonya,” ujar Russell melalui radio tim setelah insiden tersebut.

Sementara itu, pembalap Haas, Ollie Bearman, menerima penalti waktu 10 detik karena menyebabkan tabrakan dengan Pierre Gasly. Bearman akhirnya gagal menyelesaikan balapan setelah harus mundur pada paruh kedua lomba.

GP Meksiko Jadi Penentu Gelar Juara Dunia

Hasil GP Amerika Serikat membuat perhatian kini beralih ke seri berikutnya di Meksiko. Dengan keunggulan poin yang sangat besar, Antonelli berpeluang menyelesaikan musim lebih awal dengan mengamankan gelar juara dunia pertamanya.

Tambahan dua poin menjadi target minimal bagi pembalap muda Mercedes tersebut. Jika mampu finis di posisi kesembilan atau lebih baik, Antonelli akan memastikan gelar tanpa perlu menunggu hasil balapan terakhir musim ini.

Perjalanan Antonelli sepanjang musim 2026 menunjukkan konsistensi yang menjadi modal penting dalam perebutan titel. Kini, ia hanya perlu menjaga performa dan menghindari kesalahan agar peluang meraih gelar juara dunia F1 pertamanya dapat segera terwujud.

Written by: Bagas Aidil

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.