

Ilustrasi lima jenis minuman yang dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat, mulai dari air putih, teh hijau, teh hitam, kopi hitam hingga smoothie buah beri.
Bensradio.com, Jakarta – Menjaga kesehatan hingga usia lanjut tidak hanya berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi. Pilihan minuman sehari-hari juga dapat menjadi bagian dari pola hidup yang mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Sejumlah ahli menilai, minuman tertentu dapat memberikan lebih dari sekadar cairan untuk memenuhi kebutuhan hidrasi. Beberapa di antaranya mengandung antioksidan, elektrolit, serta senyawa bioaktif yang berperan dalam mendukung fungsi sel dan organ tubuh.
Perawat praktisi sekaligus ahli hormon dan umur panjang, Dr Michaela Robbins, mengatakan minuman yang tepat dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus memberikan senyawa yang dibutuhkan tubuh.
“Minuman tertentu tidak hanya menyediakan air dan hidrasi agar tubuh bisa berfungsi, tetapi juga menyediakan senyawa bioaktif, elektrolit, dan antioksidan,” ujar Robbins seperti dikutip detikHealth, Senin (10/8/2026).
Antioksidan membantu tubuh menghadapi radikal bebas dan stres oksidatif. Proses tersebut berkaitan dengan kerusakan sel dan peradangan yang dapat memengaruhi kesehatan seiring bertambahnya usia.
Direktur senior inovasi produk dan urusan ilmiah di Shaklee, Dr Erin Barrett, juga menekankan pentingnya menjaga kecukupan cairan. Hidrasi membantu mendukung fungsi sel dan organ, termasuk ginjal, sekaligus berperan dalam proses penyerapan nutrisi.
Berikut lima jenis minuman yang dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk mendukung kesehatan dalam jangka panjang.
Smoothie yang menggunakan buah beri seperti blueberry, raspberry, dan stroberi dapat menjadi pilihan minuman bernutrisi. Buah-buahan tersebut mengandung berbagai senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif.
Menurut Dr Barrett, kandungan antioksidan dalam buah beri juga memiliki sifat yang berkaitan dengan pengendalian peradangan. Kondisi ini penting dalam menjaga kesehatan tubuh seiring bertambahnya usia.
Dr Robbins menyarankan smoothie beri dikonsumsi pada pagi hari. Minuman tersebut dapat dipadukan dengan susu almond dan selai kacang untuk menambah kandungan protein.
Namun, smoothie tetap perlu dibuat dengan memperhatikan jumlah gula tambahan. Penggunaan buah utuh dan bahan tanpa gula tambahan dapat menjadi pilihan yang lebih baik.
Teh hijau menjadi salah satu minuman yang banyak dikaitkan dengan pola hidup sehat. Minuman ini mengandung polifenol dan katekin yang memiliki aktivitas antioksidan.
Senyawa tersebut membantu melawan stres oksidatif yang dapat memengaruhi sel tubuh. Konsumsi teh hijau secara rutin dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan dan minum yang seimbang.
Meski demikian, teh hijau bukan minuman ajaib yang secara langsung membuat seseorang berumur panjang. Manfaatnya perlu dilihat sebagai bagian dari keseluruhan pola hidup, termasuk makanan bergizi, aktivitas fisik, tidur cukup, dan kebiasaan sehat lainnya.
Kopi hitam juga masuk dalam daftar minuman yang dikaitkan dengan kesehatan jangka panjang. Sejumlah penelitian observasional menemukan hubungan antara konsumsi kopi dengan risiko kematian yang lebih rendah.
Hubungan tersebut juga ditemukan pada kopi berkafein maupun tanpa kafein. Kandungan berbagai senyawa bioaktif dalam kopi diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap manfaat tersebut.
Selain itu, kafein dapat memberikan efek terhadap kewaspadaan dan suasana hati. Robbins menyebut kopi juga berkaitan dengan aktivitas neurotransmiter tertentu yang berhubungan dengan suasana hati.
Meski memiliki sejumlah potensi manfaat, konsumsi kopi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang. Kopi dengan tambahan gula dan krimer dalam jumlah tinggi juga dapat meningkatkan asupan kalori dan gula.
Di antara berbagai pilihan minuman, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Konsumsi air yang cukup membantu menjaga berbagai fungsi tubuh. Hidrasi berperan dalam mendukung kerja ginjal, sistem pencernaan, sirkulasi, serta fungsi organ lainnya.
Sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara status hidrasi dengan berbagai indikator kesehatan. Orang yang memiliki tingkat hidrasi rendah dalam beberapa penelitian cenderung menunjukkan risiko kesehatan yang lebih tinggi.
Namun, kebutuhan cairan setiap orang berbeda. Faktor usia, aktivitas fisik, cuaca, kondisi kesehatan, serta asupan makanan dapat memengaruhi kebutuhan cairan harian.
Sementara itu, air kaya hidrogen masih menjadi objek penelitian. Sejumlah studi awal menemukan potensi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, tetapi bukti ilmiah mengenai manfaatnya untuk memperpanjang usia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Selain teh hijau, teh hitam juga memiliki kandungan senyawa yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh. Keduanya berasal dari tanaman teh yang sama, tetapi melalui proses pengolahan yang berbeda.
Teh hitam mengandung polifenol seperti theaflavin dan thearubigin. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan telah diteliti terkait dengan kesehatan jantung serta fungsi pembuluh darah.
Beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsi teh dengan kesehatan kardiovaskular. Kandungan polifenol dalam teh diduga berperan dalam mekanisme yang berkaitan dengan peradangan dan kesehatan pembuluh darah.
Meski demikian, konsumsi teh tetap perlu memperhatikan tambahan gula. Teh tanpa gula atau dengan sedikit gula dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai untuk menjaga pola konsumsi tetap sehat.
Memilih minuman yang mengandung antioksidan memang dapat mendukung pola makan sehat. Namun, tidak ada satu jenis minuman yang dapat menjamin seseorang mencapai usia tertentu atau terbebas dari penyakit.
Umur panjang dipengaruhi banyak faktor. Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, kualitas tidur, kondisi lingkungan, faktor genetik, serta kebiasaan seperti merokok turut berperan terhadap kesehatan.
Karena itu, air putih tetap perlu menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan. Teh, kopi, dan smoothie buah dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dengan memperhatikan porsi serta kandungan gula tambahan.
Pada akhirnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten lebih penting daripada mengandalkan satu jenis minuman sebagai solusi kesehatan.
Written by: Muhammad Daffa

Post comments (0)