play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Artikel

Angka Partisipasi Kerja Jakarta Meningkat pada 2026, Pengangguran Terus Menurun

today23/07/2026

Background
share close

Bensradio.com – Angka partisipasi angkatan kerja meningkat menjadi 65,48 persen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat perkembangan positif di sektor ketenagakerjaan sepanjang 2026. sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,03 persen, mencerminkan membaiknya kondisi pasar kerja di ibu kota.

Capaian tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Jakarta Budget Talks bertema Menavigasi APBD Jakarta: Perkuat Kinerja, Kepentingan Publik Terjaga yang berlangsung di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Terus Meningkat

Pramono Anung mengatakan sektor ketenagakerjaan Jakarta menunjukkan tren yang semakin positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam dunia kerja serta bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja.

Pada 2026, tingkat partisipasi angkatan kerja naik sebesar 0,08 poin secara year on year (yoy) menjadi 65,48 persen. Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat hingga mencapai 5,2 juta orang.

“Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja menunjukkan peningkatan,” ujar Pramono Anung.

Tingkat Pengangguran Jakarta Turun Menjadi 6,03 Persen

Selain meningkatnya partisipasi kerja, Pemprov DKI Jakarta juga mencatat penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 0,15 poin menjadi 6,03 persen pada Februari 2026.

Menurut Pramono, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program pemerintah yang bertujuan memperluas akses lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Beberapa program yang telah dijalankan antara lain:

  • Pembukaan 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya.
  • Program magang untuk 1.000 lulusan SMA yang melibatkan 107 perusahaan.
  • Pelatihan Mobile Training Unit (MTU) bagi 2.731 peserta untuk meningkatkan keterampilan kerja.

Kesempatan Kerja Semakin Luas

Pramono menilai peningkatan kesempatan kerja menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jakarta yang semakin sehat, inklusif, dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Baca Juga Abang None :  AGUNG AKHDANI "Cinta atau Harta"

Selain memperkuat pasar kerja di dalam negeri, Pemprov DKI Jakarta juga terus membuka peluang kerja internasional melalui penempatan tenaga kerja ke berbagai negara.

Negara tujuan tersebut meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan Arab Saudi. Sebelum diberangkatkan, para pekerja akan mendapatkan pelatihan bahasa dan peningkatan kompetensi sesuai kebutuhan industri di negara tujuan.

“Itulah cara kita untuk bisa mempersiapkan tenaga kerja kita untuk bekerja di luar negeri,” kata Pramono.

Pemprov DKI Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Melalui berbagai program pelatihan, magang, hingga pembukaan akses kerja di luar negeri, Pemprov DKI Jakarta berharap kualitas sumber daya manusia (SDM) semakin meningkat sehingga mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat terus menekan angka pengangguran sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Jakarta agar tetap inklusif dan berkelanjutan.

Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.