play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Artikel

1.282 Pelajar Meriahkan Invitasi Pencak Silat Jakarta Open 2026, DKI Siapkan Atlet Menuju Olimpiade

today11/07/2026

Background
share close

Bensradio.com – Sebanyak 1.282 atlet pelajar dari 14 provinsi ambil bagian dalam Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open 2026 yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 10–11 Juli 2026. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pembinaan atlet muda sekaligus wadah mencari bibit pesilat berbakat yang diproyeksikan tampil di level nasional hingga internasional.

Ajang bergengsi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), dan KONI DKI Jakarta.

Selain menjadi kompetisi antarpelajar, kegiatan ini juga bertujuan mengukur hasil pembinaan olahraga di berbagai daerah, meningkatkan pengalaman bertanding para atlet muda, sekaligus mempererat silaturahmi antarpesilat dan pelatih dari seluruh Indonesia.

Invitasi Pencak Silat Jakarta Open Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Kepala Dispora Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan kejuaraan yang rutin diselenggarakan setiap tahun tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet pencak silat berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di berbagai kompetisi dunia.

Menurutnya, Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaring atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat memperkuat daerah masing-masing hingga membawa nama Indonesia di ajang internasional.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar kita untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang nantinya bisa mewakili daerahnya masing-masing menjadi atlet kebanggaan Indonesia di kancah internasional. Apalagi saat ini kita semua sedang bersama-sama berjuang agar pencak silat masuk dalam agenda Olimpiade,” ujar Andri Yansyah.

DKI Jakarta Miliki Sistem Pembinaan Atlet Berjenjang

Andri menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memiliki sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk memastikan perkembangan atlet muda sejak usia dini hingga menjadi atlet elite.

Baca Juga Abang None :  Pemprov Jateng Optimalkan Pertanian Sorgum di Wonogiri

Tahapan pembinaan tersebut dimulai melalui Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB), kemudian berlanjut ke Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP), Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa (PPLM), hingga Pelatda Lapis 1 dan Pelatda Lapis 2.

Ia menilai tingginya jumlah peserta dalam Jakarta Open 2026 menjadi bukti bahwa pencak silat masih menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat diminati masyarakat Indonesia.

“Pencak silat sudah mengakar, sehingga kami membutuhkan kegiatan sejak usia dini. Tidak hanya pencak silat, tetapi cabang olahraga lainnya juga akan menjadi barometer karena kami memiliki sistem pembinaan yang berjenjang,” jelasnya.

PB IPSI Apresiasi Komitmen Pemprov DKI Jakarta

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan PB IPSI, Nahrowi Ramli, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyelenggarakan Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open 2026.

Menurutnya, kompetisi usia pelajar menjadi investasi penting dalam mempersiapkan generasi pesilat Indonesia menuju target yang lebih besar, termasuk mewujudkan pencak silat sebagai cabang olahraga Olimpiade.

“Kegiatan ini adalah ujungnya nanti kita siapkan atlet-atlet pesilat kita untuk Olimpiade nantinya. Oleh karena itu kami mengapresiasi. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa diikuti oleh pemerintah daerah lainnya sehingga kita dapat menjaring pesilat-pesilat yang kita siapkan,” katanya.

Nahrowi berharap semakin banyak pemerintah daerah yang menggelar kejuaraan serupa sehingga proses pembinaan atlet pencak silat di Indonesia dapat berlangsung secara merata.

Menurutnya, semakin banyak kompetisi usia dini yang terselenggara, maka peluang munculnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat dunia juga akan semakin besar.

Jakarta Open 2026 Perkuat Masa Depan Pencak Silat Indonesia

Invitasi Pelajar Nasional Pencak Silat Jakarta Open 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun regenerasi atlet pencak silat Indonesia.

Baca Juga Abang None :  Pandemi pengaruhi genre dan tren musik baru

Dengan melibatkan lebih dari seribu atlet dari berbagai provinsi, kejuaraan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah bersama organisasi olahraga dalam mencetak pesilat muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, kompetisi seperti Jakarta Open diharapkan terus menjadi agenda tahunan sehingga mampu memperkuat pembinaan olahraga prestasi sekaligus mendukung perjuangan pencak silat agar dapat dipertandingkan di Olimpiade.

Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.