play_arrow

keyboard_arrow_right

Listeners:

Top listeners:

skip_previous skip_next
00:00 00:00
chevron_left
  • cover play_arrow

    Bens Radio 106.2 FM Jakarta

Artikel

Museum Sejarah Jakarta Pecahkan Rekor Pengunjung, Tembus 27 Ribu Wisatawan dalam Dua Hari

today02/07/2026

Background
share close

Bensradio.com – Program kunjungan museum gratis yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka perayaan HUT ke-499 Jakarta berhasil mencatatkan prestasi luar biasa. Salah satu pencapaian terbesar datang dari Museum Sejarah Jakarta yang berhasil memecahkan rekor jumlah pengunjung sejak masa pandemi.

Selama tiga hari pelaksanaan program, total 29.189 orang mengunjungi empat museum yang berada di bawah pengelolaan Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta. Program ini merupakan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan minat terhadap sejarah dan budaya Jakarta.

Empat museum yang terlibat dalam program tersebut meliputi Museum Sejarah Jakarta, Museum Prasasti, Museum MH Thamrin, dan Museum Joang ’45.

Lonjakan Pengunjung Saat Akhir Pekan

Berdasarkan data resmi, Pada saat bertepatan dengan HUT Jakarta mencapai 1.484 orang. Angka tersebut kemudian meningkat drastis pada akhir pekan.

tercatat sebanyak 12.422 pengunjung mendatangi museum-museum tersebut. Sementara pada minggu berikutnya  jumlah pengunjung kembali melonjak menjadi 15.263 orang.

Dari seluruh lokasi yang dibuka secara gratis, Museum Sejarah Jakarta menjadi tujuan favorit masyarakat. Museum yang berada di kawasan Kota Tua itu mencatat 12.078 pengunjung pada Sabtu dan 14.983 pengunjung pada Minggu.

Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi sejak tahun 2020 atau setelah pandemi COVID-19. Bahkan, untuk pertama kalinya dalam sejarah pascapandemi, jumlah pengunjung museum berhasil menembus angka 10 ribu orang dalam satu hari.

Program Museum Gratis Sukses Dekatkan Sejarah kepada Masyarakat

Kepala Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta, Retno Ayati, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap program museum gratis tersebut.

Menurutnya, kebijakan menggratiskan tiket masuk museum menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan sejarah Jakarta kepada generasi muda sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya.

Baca Juga Abang None :  Menyambut Jakarta Fashion Week 2022!

Retno menyampaikan bahwa museum dipenuhi oleh berbagai kalangan, mulai dari keluarga, pelajar hingga komunitas yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan sejarah dan perkembangan Jakarta menjelang usia ke-499 tahun.

Tingginya jumlah kunjungan ini menunjukkan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang diminati masyarakat.

Kesadaran Melestarikan Budaya Semakin Meningkat

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menilai lonjakan jumlah pengunjung menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya dan sejarah.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang memanfaatkan program masuk museum gratis membuktikan bahwa warisan budaya semakin dicintai dan dihargai oleh warga Jakarta maupun wisatawan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan museum yang lebih inklusif, edukatif, inovatif, dan nyaman sehingga mampu menjadi ruang publik yang hidup bagi seluruh lapisan masyarakat.

Museum Jakarta Semakin Diminati Sebagai Destinasi Wisata Edukasi

Keberhasilan program kunjungan gratis ini menjadi motivasi bagi pengelola museum untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan berbagai program edukasi yang lebih interaktif.

Selain itu, pengembangan fasilitas dan lingkungan museum yang nyaman juga menjadi fokus utama guna menarik lebih banyak pengunjung di masa mendatang.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata sejarah dan budaya, museum-museum di Jakarta berpotensi menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan domestik tetapi juga wisatawan mancanegara.

Program museum gratis sejak perayaan HUT Jakarta ke-499 menjadi bukti bahwa pendekatan edukatif yang dikemas secara menarik mampu mendorong masyarakat untuk lebih mengenal sejarah, sekaligus memperkuat identitas budaya ibu kota.

Written by: RAIHAN SYARIF

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tick the switch to enable the submit button.