#Bensradio1062fm
#Jawarabensradio
#1yangutama_Bensradio
#Betawipunyegaye


Personel Binmas Noken Polri gelar Pi Ajar Anak Kampung Yagara Walesi

today22/04/2021

Background
pi ajar
Wamena (ANTARA) – Personel Binmas Noken Polri memberikan pembelajaran kepada anak-anak pelajar Pengunungan Tengah di Kampung Yagara Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, untuk menghapuskan trauma pembakaran sekolah dan penembakan di Beoga Puncak.

Perwira Binmas Noken Polri AKP Harbani Haruki dalam keterangan diterima ANTARA di Wamena, Kamis mengatakan, program Polisi Pi Ajar dilakukannya bersama Bripka Yan Msen dan Brigpol J Staenly Rewang untuk memberikan kesan khusus dan tawa bagi kepada anak-anak pelajar di wilayah distrik Walesi karena adanya pembelajaran trauma healing didalamnya.

Karena adanya tawaan anak-anak diharapkan lebih mudah mengajarkan materi pelajaran seperti wawasan nusantara, materi penulisan A-Z (ABJAD), menyanyikan lagu lagu kebangsaan RI, belajar berani tampil di depan orang banyak, serta pemberian motivasi yang dapat membangun rasa bangga menjadi anak Indonesia.

Personel Binmas Noken Polri AKP Harbani berjanji akan melindungi bibit-bibit generasi muda masa depan anak di Kampung Yagara Distrik Walesi dengan sebaik baiknya.

“Adik adik ini sepatutnya hanya khawatir dengan pelajaran hari esok, serta hal hal ringan yang tidak membayangi masa depan mereka, Polisi Pi Ajar hadirkan tawa dan hapuskan luka, rasa takut dan cemas akan peristiwa di tempat lainnya. Polri hadir menegakkan hukum namun juga mengayomi pace mace dan adik adik semua,”ungkap AKP Harbani.

Anggota Binmas Noken juga memberikan motivasi kepada anak-anak untuk rajin sekolah, rajin belajar dan anak-anak harus dengar kepada orang tua, serta rajin beribadah.

“Kami juga mengajarkan cara memakai masker yang baik dan benar, mencuci tangan dengan air dan sabun agar anak anak dapat mematuhi protokol kesehatan serta selalu menggunakan masker apabila ingin keluar rumah atau berpergian,”ujarnya.

Himbauan kamtibmas juga, lanjutnya, diberikan kepada masyarakat ataupun orang tua yang ada agar selalu menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif agar kampung Yagara tetap berada dalam keadaan aman.

Keceriaan pelita-pelita anak kampung Yagara turut senang menorehkan perasaan bahagia dihati para orangtua mereka yang melihat aksi putra-putrinya belajar bersama personel Binmas Noken Polri yang hadir di tengah warga Pengunungan Tengah Papua.

“Karena Polri mendampingi anak anak muda sehingga mereka dapat fokus belajar dan menjadi generasi yang cerdas serta tidak dibayang-bayangi oleh teror dan rasa takut terhadap kelompok kriminal bersenjata,”demikian personel Binmas Noken Polri.

Baca juga: Program Pi Ajar Polri berikan pendidikan generasi muda Papua

Baca juga: Binmas Noken Polri ‘Pi Ajar’ di SD Dondobaga Puncak Jaya

Pewarta: Muhsidin
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber :https://www.antaranews.com/berita/2114962/personel-binmas-noken-polri-gelar-pi-ajar-anak-kampung-yagara-walesi

Written by: admin


Previous post

Screenshot 20210421 170336 YouTube

“Smoky Hair”, tren dan teknik terbaru pewarnaan rambut

Jakarta (ANTARA) - L'Oréal Professionnel menghadirkan tren pewarnaan rambut mereka, bertajuk "Smoky Hair" yang terinspirasi dari tren makeup global smoky eye yang mengusung kesan glamor.Brand General Manager L'Oréal Professionnel, Hendra Purjaka mengatakan "Smoky Hair" yang hanya dapat dilakukan para profesional ini mengaplikasikan pewarnaan rambut yang lebih gelap di pangkal rambut dan lebih terang pada ujung rambut untuk memunculkan kesan berkelas."Tren dan teknik pewarnaan rambut dari 'Smoky Eye', timelessly elegan, yakni […]

today22/04/2021

Post comments (0)

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Bens Radio

adalah stasiun radio etnik Betawi yang disiarkan dari Jakarta. Radio ini telah mengudara sejak awal tahun ’90an. Radio yang didirikan oleh Alm. H. Benyamin S. ini mendedikasikan siarannya

Official Twitter of Radio Betawi Punye Gaye Jl.Tarumanegara No.45 Pisangan Ciputat 15419 Tlp : 021-27599190 WA : 0811 886 1062

untuk etnik Betawi.

0%