#Bensradio1062fm
#Jawarabensradio
#1yangutama_Bensradio
#Betawipunyegaye


Mengajarkan bahasa dengan metode “storytelling” lebih efektif

today27/06/2021

Background
pexels ketut subiyanto 4473986

pexels ketut subiyanto 4473986

Jakarta (ANTARA) – Mengajarkan bahasa kepada anak-anak dengan metode storytelling dinilai lebih efektif, demikian Yuanxin Sun, pendiri dan CEO StoryChopsticks.

“Anak-anak cenderung lebih menyukai cerita dan itu sebabnya kami mengajarkan dengan metode storytelling, bahkan kami meminta anak-anak untuk membuat ceritanya sendiri dan dari situ mereka belajar keywords bahasa,” kata Yuanxin Sun dalam webinar pada Minggu.

Dalam mendorong anak belajar bahasa, Yuanxin menyarankan agar para orang tua bisa menjadi teman main anak alih-alih sebagai orang tua yang mengawasi dan pada akhirnya menghukum anak saat anak tak bisa menyelesaikan pelajaran. Karena dengan demikian, proses belajar akan lebih menyenangkan dan materi pelajaran akan lebih masuk pada anak.

Selaras dengan itu, StoryChopsticks, perusahaan asal Singapura, meluncurkan buku seri “Zongzi (粽子)”, sebuah seri cerita berbahasa Mandarin pertama di dunia yang seluruhnya ditulis dan digambar oleh anak-anak.

“Zongzi (粽子) #1 – Childhood Rhapsody” yang merupakan seri pertama Zongzi, memuat cerita dan ilustrasi dari murid-murid StoryChopsticks di Singapura dan Amerika Serikat.

Baca juga: Kuasai lima bahasa asing ini penting untuk Anda

Baca juga: Yuni Shara temani anak nonton porno, begini kata pakar

Karya merupakan puncak proses pembelajaran anak-anak, dengan didampingi para fasilitator guru bahasa Mandarin native asal Taiwan.

StoryChopsticks menawarkan metode pembelajaran Bahasa Mandarin yang menarik melalui storytelling, flash card, dan praktik membuat cerita setiap minggu.

“Anak-anak secara alami menjadi kreatif dan merasakan pengalaman belajar baik jika mereka terlibat secara aktif. Kami merancang proses pembelajaran agar anak-anak dapat segera melihat, menyentuh, dan bahkan mempromosikan hasil pembelajaran mereka,” kata Chuang Wan Ting, salah satu pendiri dan Kepala Sekolah StoryChopsticks.

Secara bertahap, anak-anak didampingi untuk membuat cerita sendiri, hingga akhirnya buku siap dicetak dan diterbitkan.

“Pelajar tingkat lanjut, seperti para pengarang muda kita hari ini, kemudian mengembangkan cerita mereka sendiri melalui Program KidsPublish kami,” kata Zixuan, editor seri buku bergambar Storychopsticks Zongzi.

Menurut I-Ling Wang, Asisten Profesor dari Yu Da University of Science and Technology, Taiwan, cara belajar dengan cara membuat cerita adalah bentuk penghargaan atas kreativitas anak-anak.

“Kita tidak hanya bisa melihat hasil belajar, menggambar, dan imajinasi anak-anak, tapi juga kemampuan luar biasa mereka dalam mengekspresikan diri secara puitis. Kemampuan itu bahkan melampaui penguasaan bahasa orang dewasa.” ujar I-Ling Wang.

Orang tua para siswa pun mengaku sangat merasakan manfaat metode ini. Salah satunya, Jenny Ho, ibu dari penulis muda Theo, yang menetap di Seattle, Amerika Serikat.

“Sebelumnya, anak saya tidak pernah menggunakan bahasa Mandarin secara proaktif. Sejak mulai membuat cerita sendiri dalam bahasa Mandarin, dia sekarang selalu ingin tahu objek dan emosi kehidupan sehari-hari dalam bahasa Mandarin,” katanya. Buku seri Zongzi bisa didapatkan di situs resmi StoryChopsticks.

Baca juga: Huayu 101, sumber daya online terbaik Anda untuk belajar bahasa Tionghoa Mandarin

Baca juga: Nadiem cerita pengalaman belajar bahasa mandarin pada perayaan Imlek

Baca juga: Jumlah turis China naik, Sulut beri beasiswa belajar Bahasa Mandarin

 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber :https://www.antaranews.com/berita/2234566/mengajarkan-bahasa-dengan-metode-storytelling-lebih-efektif

Written by: admin


Previous post

pexels julia m cameron 4145355

Yuni Shara temani anak nonton porno, begini kata pakar

Jakarta (ANTARA) - Selebritas Yuni Shara dalam sebuah wawancara mengaku memiliki cara unik dalam mendidik kedua putranya, termasuk saat dia memergoki sang anak menonton konten video porno.Alih-alih memarahi dan melarang anak-anaknya menonton video porno, Yuni Shara justru membolehkan. Bahkan dia mengaku ikut mendampingi anak-anaknya menonton video porno tersebut.Menurut Agstried Piether, Psikolog Pendidikan Anak dan Remaja Rumah Dandelion, tindakan Yuni Shara merupakan sikap yang benar jika orang tua mendapati anak menonton […]

today27/06/2021

Post comments (0)

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Bens Radio

adalah stasiun radio etnik Betawi yang disiarkan dari Jakarta. Radio ini telah mengudara sejak awal tahun ’90an. Radio yang didirikan oleh Alm. H. Benyamin S. ini mendedikasikan siarannya

Official Twitter of Radio Betawi Punye Gaye Jl.Tarumanegara No.45 Pisangan Ciputat 15419 Tlp : 021-27599190 WA : 0811 886 1062

untuk etnik Betawi.

0%