Setelah Cabut Izin, Anies Perlu Atur Reklamasi Tak Dilakukan Lagi

(Ilustrasi) Eskavator tampak beraktifitas di tanah proyek Reklamasi Pulau D, Jakarta, Kamis (25/1/2018). tirto.id/Arimacs Wilander.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan keputusan terbarunya untuk menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Ia mengklaim langkah ini sebagai pemenuhan janji kampanye.

“Saya umumkan bahwa kegiatan reklamasi telah dihentikan. Reklamasi bagian dari sejarah dan bukan masa depan DKI Jakarta,” kata Anies saat jumpa pers di Balai Kota Jakarta, Rabu sore (26/9/2018).

Anies menyatakan Pemprov DKI Jakarta mencabut seluruh izin 13 pulau reklamasi yang selama ini belum dibangun. Dia menyebut, keputusan itu tertuang dalam bentuk Peraturan Gubernur dan sejumlah surat pencabutan izin.

Anies menegaskan Pemprov DKI sudah siap jika ada pengembang merespons pencabutan izin pulau-pulau itu dengan gugatan hukum. Tercatat, tujuh pengembang mengantongi izin pembangunan di 13 pulau tersebut.

Pengembang itu ialah: PT Kapuk Naga Indah (Pulau A, B dan E), PT Pembangunan Jaya Ancol (Pulau I, J dan K), PT Manggala Krida Yudha (Pulau M), PT Jakarta Propertindo (Pulau O dan F), KEK Marunda Jakarta (Pulau P dan Q), PT Taman Harapan Indah (Pulau H) serta PT Jaladri Kartika Pakci (Pulau I).

Anies menjelaskan pencabutan izin 13 pulau reklamasi dilakukan usai Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta melakukan kajian. Kesimpulan kajian: izin pulau-pulau reklamasi itu layak dicabut karena para pengembang melanggar.

“Para penerima izin itu dipanggil, lalu dilakukan verifikasi. Dari hasil verifikasi diketahui mereka [pengembang] terbukti tidak melaksanakan kewajibannya. Karena itu, izin dicabut,” kata dia.

Namun, Anies tidak memaparkan rincian pelanggaran para pengembang. Dia hanya menjelaskan bentuk pelanggaran pengembang beragam, termasuk tidak melaksanakan kewajiban yang bersifat mendasar.

SUMBER: tirto.id
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *