Pendapatan Usaha Kimia Farma Meningkat 21,65%

Kimia Farma (Persero) Tbk (Kimia Farma) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

RUPST menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 83,2 miliar atau 20% dari

laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Perseroan Tahun Buku 2018, yakni sebesar Rp415,89 miliar. Sementara itu, agenda RUPSLB adalah mengenai Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir dalam jumpa pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa, mengakui ada penurunan besaran dividen yang tahun ini dibagikan perseroan.

“Dibandingkan dengan tahun lalu memang ada penurunan, tahun lalu 30 persen, sekarang 20 persen dari laba karena ekspansi,” katanya. Oleh karena itu kami meminta kepada pemegang saham bahwa dividen yang akan kami bagikan 20 persen ini tujuannya adalah memperkuat fundamental permodalan kami sendiri,” katanya.

Dalam agenda RUPST tersebut juga diputuskan perubahan susunan pengurus perseroan, dimana perseroan memberhentikan dengan hormat Muhammad Umar Fauzi, Pujianto dan Arief Pramuhanto.

Perseroan kemudian mengangkat dengan hormat Subandi menjadi Komisaris; Andi Prazos menjadi Direktur Pengembangan Bisnis dan Dharma Syahputra menjadi Direktur Umum & Human Capital.

Dengan demikian, susunan dan jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Kimia Farma menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Untung Suseno Sutarjo
Komisaris : Chrisma Aryani Albandjar
Komisaris: Subandi
Komisaris Independen: Wahono Sumaryono
Komisaris Independen: Nurrachman

Direksi
Direktur Utama: Honesti Basyir
Direktur Keuangan: I.G.N. Suharta Wijaya
Direktur Pengembangan Bisnis: Andi Prazos
Direktur Produksi dan Supply Chain: Verdi Budidarmo
Direktur Umum dan Human Capital: Dharma Syahputra

Sumber : Kimia Farma