Pemkot Tangsel Perpanjang PSBB Tahap Enam

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang karena kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitasnya masih belum menyeluruh. Kesadaran masyarakat Tangsel patuhi protokol kesehatan masih belum mencapai 90 persen jumlah ideal. 

“Idealnya, PSBB akan memberikan dampak terhadap jumlah kasus Covid-19 ketika kesadaran masyarakat mencapai 90 persen. Jadi, warga yang berdomisili atau tinggal di Kota Tangerang Selatan, wajib mematuhi ketentuan yang sudah dipertimbangkan sangat matang ini,” kata Benyamin Davnie di Tangerang, Senin (13/7).

PSBB di Kota Tangerang Selatan kembali diperpanjang hingga tanggal 26 Juli 2020 mendatang setelah sebelumnya berakhir pada tanggal 12 Juli 2020. Perpanjangan PSBB yang juga berlaku untuk wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang tersebut, memasuki tahap keenam.

Benyamin menambahkan, perpanjangan juga diputuskan dengan alasan PSBB masih menjadi salah satu cara pemerintah dalam melakukan penanganan Covid-19. Kegiatan sosial masih dibatasi secara maksimal dalam 14 hari mendatang. Dengan tujuan, jumlah kasus per hari bisa ditekan hingga berkurang secara berkala.

Benyamin memahami jika ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan di luar rumah. Karena itu dirinya mengajak masyarakat yang terpaksa harus melakukan kegiatan di luar rumah untuk memenuhi peraturan dan ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Adapun peraturan yang ditetapkan dalam PSBB terhadap pelaku usaha yang diizinkan untuk tetap beroperasi tetap sama. Pelaku usaha yang bergerak di bidang pangan untuk tetap memberikan pelayanan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Sumber : www.republika.co.id