Pamflet Iklan Jadul Dijual di Pasar Klitikan Kota Lama Semarang

Pasar klitikan di kawasan Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, menjual barang-barang kuno dan antik.

Ada banyak barang lama yang dijual disana. Ada piring-piring tahun 1890, koper, lukisan, cermin, lampu, celengan, botol bir, termasuk pamflet iklan.

Produk-produk terkenal yang kini nama dan logonya sudah mendunia, tentu mengundang rasa penasaran bagaimana kemasannya pada zaman dahulu.

Berikut ini rangkumkan pamflet-pamflet ikan asli yang dijual di Pasar Klitikan Semarang.

1. Obat Gatel Hapoes

Menurut Muh Taufik, penjual barang-barang kuno tersebut, pamflet asli ini dibuat sekitar tahun 1950.

Ejaan yang digunakan dalam kata “Hapoes” masih menggunakan ejaan lama.

Oleh Muh Taufik, pamflet jadul ini dibanderol hanya Rp150. 000.

2. Coca Cola

Produk minuman asal Amerika ini memang sudah mendunia. Coca Cola pertama kali diperkenalkan oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat tahun 1886.

“Kalau untuk iklan ini masuk di Indonesia diperkirakan sekitar tahun 1920,” ungkap Taufik kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/2/2018).

3. Rokok Double Ace

Papan iklan  bergambar kaleng rokok bermerek “Double Ace” buatan London, tersebut dibanderol senilai Rp 7.000.000.

“Bahannya terbuat dari enamel. Berbeda dengan iklan jaman sekarang yang menggunakan banner, enamel ini merupakan ciri khas papan iklan zaman dahulu,” ungkap Taufik.

Selain itu cat yang digunakan adalah cat bakar, sehingga hasilnya mengkilap dan halus seperti keramik.

Terlebih, papan iklan enamel “Double Ace”  tersebut merupakan papan iklan asli dan bukan duplikat.

Hal tersebut yang menjadikan nilai sejarahnya tinggi.

4. Sunlicht

Sunlicht adalah deterjen batang pertama di dunia.

Dilansir dari www.schoeneseife.de, James Darcy Lever (1854-1910) seorang kontruksi asal Berlin memulai produksi sabun pada tahun 1885, bersama dengan ahli kimia William Hough Watson.

Mereka membuat sabun dari lemak nabati. Deterjen tersebut kemudian dikenal dengan Sinar Matahari atau sunlight oleh orang-orang Inggris.

Perusahaan tersebut membesar dan menamai diri sebagai Unilever.

5. Odol

Di Indonesia, sebelum produk pepaodent meroket ke pasar nasional, orang-orang zaman dahulu menggunakan pasta gigi merek odol.

 

 

 

Sumber : www.jateng.tribunnews.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *