Mendapatkan Bantuan, Korban Banjir Menangis Haru

Tidak sedikit orang yang merayakan malam pergantian tahun 2020 bersama keluarga dan orang-orang terdekat dengan penuh suka cita dan harapan baik. Namun, akibat hujan deras yang turun hampir selama 24 jam di Jakarta dan sekitarnya, semua suka cita berubah menjadi duka bagi beberapa orang, akibat banjir yang terjadi cukup parah di beberapa tempat. Sebab banjir tidak hanya menghanyutkan harta benda, bahkan juga memakan korban jiwa.
Melihat informasi dari berbagai pemberitaan di media tentang bencana banjir yang terjadi, tentu membuat hati siapapun terenyuh dan iba. Hal ini juga yang akhirnya mendasari tim #MulaiDariKita untuk membuat penggalangan donasi bagi para korban banjir dengan tajuk #PeduliBanjir. Donasi dibuka sejak tanggal 02 Januari – 04 Januari 2020. Berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 19.345.986,- tim Mulai Dari Kita segera bergerak untuk membelanjakan berbagai keperluan yang dibutuhkan oleh para korban banjir. Beberapa keperluan yang dibelanjakan seperti air mineral, obat-obatan, pakaian dalam, popok bayi, popok dewasa, makanan instan, kantong sampah dan lain sebagainya.
Hari Jumat, 03 Januari 2020, tim Mulai Dari Kita berangkat menuju 2 posko banjir yang berada di IKPN Bintaro & Ciledug Indah.

Posko pertama berada di Aula STP Trisakti bagi korban banjir IKPN Bintaro. Di dalam Aula, banyak para korban yang tetap memilih berada di Posko meskipun air sudah dinyatakan mulai surut. Mereka bercerita takut kembali ke rumah, sebab mendengar dari pemberitaan tentang adanya korban jiwa akibat tersengat listrik pada saat banjir terjadi. Banjir yang terjadi di IKPN Bintaro sendiri mencapai ketinggian 2 meter. Beberapa korban banjir bercerita sedih sebab banyak harta benda yang hanyut terbawa arus.
Posko kedua berada di area Ciledug Indah. Sempat berkeliling ke dalam perumahan untuk melihat keadaan, beberapa warga sudah kembali untuk membersihkan isi rumah yang sempat terendam banjir. Tim Mulai Dari Kita menitipkan bantuan ke Posko Pandawa yang didirikan oleh Karang Taruna setempat. Posko yang berada di pinggir jalan tersebut begitu ramai, hingga membuat kemacetan.
Hari Minggu, 05 Januari 2020, tim pun kembali bergerak untuk memberikan donasi kepada korban banjir yang berada di Perumahan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jati Asih, Bekasi. Perumahan Pondok Gede Permai sendiri merupakan perumahan yang terkena bencana banjir sangat parah, karena air banjir mencapai ketinggian lebih dari 4 meter. Di sana, tim harus berjalan dengan sangat hati-hati karena seluruh jalanan dipenuhi oleh lumpur dan sisa dari barang-barang rusak yang hanyut. Terlihat juga banyak warga yang masih berjibaku membersihkan rumah. Jalanan pun macet sebab banyak pohon-pohon tumbang yang menutup akses perjalanan.

Memberikan donasi langsung ke rumah-rumah warga, tak sedikit dari mereka yang menangis haru. Sebab mendapatkan informasi dari beberapa korban banjir, bantuan yang dititipkan di posko kadang tidak langsung sampai ke warga setempat. Sementara bantuan untuk mereka belum banyak yang datang. Mereka juga bercerita bagaimana banjir tiba-tiba datang dengan mengejutkan. Pada saat banjir terjadi, banyak dari mereka yang memilih menunggu bantuan di atas atap rumah berlantai dua sebab air yang sangat tinggi. Meskipun tak memakan korban jiwa, namun banyak binatang peliharaan mereka yang mati tenggelam dan hilang terbawa arus.

Tidak ingin berhenti sampai di sini, tim Mulai Dari Kita berniat untuk kembali mengajak banyak orang bersama-sama membantu para korban banjir yang ternyata tidak hanya terjadi di Jakarta dan sekitarnya, namun juga terjadi di Bogor & Banten.
Yuk #MulaiDariKita #PeduliBanjir untuk meringankan beban para korban!

Sumber : Mulai Dari Kita – Fahmi Arifin