Mencari Sekolah Terbaik untuk si Kecil

1. Jenis sekolah

Ada berbagai jenis sekolah yang ditawarkan oleh berbagai institusi pendidikan, diantaranya sekolah negeri, sekolah swasta, sekolah berbasis agama, sekolah alam, homeschooling, hingga sekolah internasional.

Kita dapat mencari tahu kelebihan dan kekurangan setiap sekolah tersebut dan menyesuaikannya dengan kebutuhan anak.

2. Lokasi

Pertama kali memilih sekolah kita sebaiknya memperhatikan faktor lokasi. Apakah sekolah cukup dekat dengan rumah atau tidak.

Keuntungan sekolah yang dekat dengan rumah akan membuat anak tidak terlalu lelah fisiknya dan tetap memiliki waktu bermain yang cukup.

Selain itu juga memudahkan orangtua menjemput si Kecil dengan segera apabila ada keperluan mendesak atau saat anak sakit.

3. Karakter anak

Orangtua dapat memilih sekolah yang sesuai dengan karakter si Kecil sehingga ia akan merasa lebih fun di sekolah.

Bagi anak yang aktif dan senang bereksplorasi dengan lingkungan sekitar, sangat pas bila disekolahkan di sekolah alam.

Sementara bagi anak yang senang ilmu agama maka sekolah berbasis keagamaan mungkin akan cocok bagi mereka.

4. Kualitas tenaga pengajar

Tenaga pengajar atau guru adalah dalah satu kunci keberhasilan pendidikan pada anak. Guru yang profesional dan sangat memahami bidangnya akan mampu membuat situasi belajar mengajar di kelas menjadi menyenangkan. Belajarpun tidak akan terasa lama karena diberikan dengan cara yang menyenangkan bagi anak. Bila sekolah yang orangtua minati menawarkan class trial secara gratis maka jangan sia-siakan kesempatan ini untuk mencoba si Kecil belajar langsung disana dan kita pun dapat melihat bagaimana guru tersebut mengajar.

5. Fasilitas

Perhatikan fasilitas yang disediakan sekolah apakah sudah cukup baik menurut standar kita sebagai orangtua?

Paling tidak sekolah harus memiliki ruang kelas yang nyaman dengan pencahayaan alami yang baik, sirkulasi udara yang bagus, kamar mandi dan lingkungan yang bersih serta terdapat sarana olahraga dan penunjang lainnya yang memenuhi syarat.

6. Kurikulum

 Kurikulum pelajaran yang ada di Indonesia, baik sekolah negeri maupun swasta biasanya sama akan tetapi ada perbedaan-perbedaan kecil antar sekolah.

Misalnya sekolah yang berdasarkan pada agama tertentu mungkin akan mewajibkan siswanya mengikuti kegiatan kerohanian rutin.

7. Track record sekolah

Orangtua dapat mencari tahu prestasi apa saja yang pernah dicapai oleh sekolah tersebut, baik dari sisi akademik maupun non akademik.

Kualitas lulusan dari suatu sekolah juga menjadi salah satu faktor penentu kualitas sebuah sekolah.

8. Perbandingan jumlah guru dan siswa di kelas

Sekolah yang membatasi jumlah siswa per kelas dan memiliki perbandingan yang tidak jauh antara jumlah siswa dan guru dapat menjadi faktor penentu keefektifan kegiatan belajar mengajar di kelas.

Apabila terlalu banyak jumlah siswa dalam kelas dan hanya ada satu orang guru maka setiap anak kurang mendapat perhatian khusus apakah mereka sudah dapat menangkap pelajaran dengan baik atau belum.

Sekolah model ini biasanya ada di jenis sekolah negeri. Tetapi bukan berarti jenis sekolah ini kualitasnya buruk, malah banyak sekolah negeri yang menjadi sekolah favorit karena guru dan siswanya sama-sama pintar.

Bila kita memilih jenis sekolah ini tekankan pada anak untuk tidak malu bertanya apabila belum memahami materi yang diajarkan. Kita juga dapat mencari tempat les tambahan bagi si Kecil.

9. Bahasa pengantar

Bila si Kecil masih dalam masa pra sekolah maka sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia terlebih dahulu.

Setelah itu baru kita dapat menyekolahkannya di sekolah multilingual dengan beberapa bahasa pengantar.

Meski demikian kita harus cermat melihat kemampuan berbahasa anak. Jika dirasa belum begitu baik maka memaksakannya bersekolah di sekolah multilingual dapat menjadi bumerang bagi perkembangan anak.

10. Biaya

Tidak diragukan lagi biaya sekolah swasta saat ini sangat mahal. Untuk uang pangkalnya saja bisa mencapai puluhan juta rupiah. Biaya sekolah per bulan pun bisa jutaan lho Ma.

Selain kedua biaya tersebut, cari tahu juga biaya kegiatan tahunan, biaya buku, biaya makan, biaya seragam, biaya ekstrakurikuler serta biaya antar jemput.

Setelah tahu semua komponen biaya yang diperlukan maka kita harus menyesuaikannya dengan kemampuan finansial kita sebagai orangtuanya. Jangan sampai karena biaya sekolah yang mencekik membuat kebutuhan lainnya menjadi terabaikan.

Sumber : www.popmama.com