Melalui Program Musik Para Musisi Serukan Jauhi Narkoba

Program musik reguler kerjasama antara Deteksi production dan Hotel Grand Kemang Jakarta dengan menyerukan “Jauhi Narkoba” menampilkan para musisi untuk perform yang di laksanakan setiap malam minggu di Hotel Grand Kemang Jakarta.

Harry ‘Koko’ Santoso, CEO Deteksi Production mengatakan “Kita akan ngajak temen – temen yang punya keperdulian dengan Indonesia jauh dari narkoba dengan Konsep sederhana melalui musik.
Makanya tema musik nya “Jauhi Narkoba”. Akan hadir setiap Sabtu ,kita selalu mencoba undang para musisi yang perduli untuk jauhi narkoba. Kamipun berharap akan ada terus untuk tampil di sini, setiap malam minggu dalam menyerukan gerakan Jauhi Narkoba, sebagai gerakan kecil yang nanti nya saya berharap pesan ini disampaikan sampai pada semua golongan masyarakat.
Untuk hari Sabtu (7/2/2020) tampil tiga musisi yang salah satunya tergabung dalam band 9 Lives,  Sondi Ardian (gitaris) dan Rendy Saputra pada vokal serta Abet.
“Sekarang ini, kalau saya perhatikan anak band modern jaman sekarang sudah jauh dari narkoba. Beda dengan tahun 90-an memang banyak musisi banyak yang pakai narkoba. Tapi memang narkoba itu sebenarnya kan obat,  cuma disalah gunakan. Contoh Michael Jackson,  kita tidak tahu apa alasan dibaliknya dia pakai heroin karena apa?. Lebih disalah gunakan sebenarnya,” ujar Randy vokalis Nine Lives Yang merupakan Band Tribute Aerosmith. Kepada para awak media saat sebelum tampil di acara (7/2/2020).

Menurut Abet “Dijaman digital sekarang ini ber main musik itu lebih gampang mencari atau mengakaes musik tinggal cari dengan smart phone, dibandingkan dengan generasi tahun 90-an yang memang benar-benar membutuhkan skill dan kadang narkoba dijadikan sebagai alibi untuk mencari feel musik yang mereka mainkan”.
Bermain musik seperti ini, bagi mereka juga bukan sekedar memainkan musik untuk terlihat lebih keren,  tapi dengan tampil live seperti ini juga menjadi pembelajaran, baik tentang musik, performa dan juga skill dalam bermain. Secara intelektual, generasi sekarang memang semakin banyak orang yang bisa belajar musik secara otodidak hanya dengan mencarinya secara online.
“Sekarang ini seruannya lebih kepada para pemakainya, industrinya juga pasti ikut.  Kalau narkoba gak akan ada habisnya selama pemakainya juga ada,” ujar Sondi.
Selain mendukung program musik “Jauhi Narkoba”, ketiga musisi ini baik Sondi, Rendy dan juga Abet akan semakin sering menyerukan ajakan untuk menjauhi narkoba.  Mereka juga menunjukan jika bermusik tanpa narkoba itu asyik.
Program “Jauhi Narkoba” yang dijalankan setiap minggunya ini rencananya akan menghadirkan musisi dari negara tetangga seperti Singapore,  Malaysia,  dan Brunei Darussalam pada bulan Maret 2020 mendatang. 

Sumber : Deteksi Production