Makan daging kambing tanpa tensi naik

Sudah menjadi tradisi di Indonesia untuk makan daging kambing saat Hari Raya Idul Adha. Namun banyak orang yang ketakutan makan daging kambing karena konon daging hewan ini bisa menaikkan tensi darah. Benarkah demikian?

dr. Ika Prasetya Wijaya, ApPD, K-KV, FINASIM mengatakan,  sebenarnya, daging kambing itu sedikit sekali menaikan tekanan darahnya. Karena kandungan bahan yang ada pada daging kambing dan sapi itu sama saja.

Ati Nirwanawati SKM, MARS, seorang ahli gizi juga mengatakan, lemak daging kambing lebih rendah dibanding sapi atau ayam. Sedangkan untuk kolesterol hampir sama.

Lemak yang terkandung dalam daging kambing adalah 9,2 per 100 gram. Angka ini lebih kecil daripada lemak yang terkandung dalam sapi, yaitu 14 per 100 gram. Daging ayam mengandung lemak paling tinggi, yaitu 25 per 100 gram. Sedangkan ikan memiliki kandungan lemak paling rendah, yaitu 4,5 per 100 gram.

Daging ayam, kambing, ataupun sapi memiliki kadar kolesterol yang sama, yaitu 70 per 100 gram.

Cara yang paling aman untuk mengonsumsi daging kambing adalah dengan menyantapnya bersama sayuran seperti tomat, wortel atau kentang untuk mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Selain menyertakan sayuran dalam mengonsumsinya, sebaiknya masyarakat tidak makan lemak yang berwarna putih dari daging kambing tersebut.

Minuman yang paling bagus untuk menyertai pesta sate kambing adalah jus mentimun. Mentimun mengandung banyak serat, potasium, dan magnesium. Ketiganya baik untuk mengontrol tekanan darah, baik tekanan darah tinggi maupun rendah.

Sumber : www.beritagar.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *