Lukisan “Nyai Roro Kidul” Masih Menjadi Magnet Pecinta Seni

Abang none, kaum milenial saat ini banyak yang juge cinta seni lukis dan gambar dengan berbagai ragam karya yang dihasilkan, dan menjadikan pujian. Adapun karya mereka tidak terlepas dari para pendahulu atau para Maestro seni lukis tanah air, seperti pelukis kenamaan Basoeki Abdullah dengan karya-karyanya dari mulai bertemakan Dongeng, legenda, Mitos,Tokoh, Pemandangan alam, Perjuangan, Potret dan Model, Dunia hewan dan Tumbuh-tumbuhan, Keagamaan dan spiritual, serta Kemanusiaan dan sosial.

Dan terkadang tema legenda, dongeng dan mitos juga menjadi favorit sebagian para pecinta seni lukis, sehingga lukisan tersebut dapat bernilai tinggi. Karnanya Musium Basoeki Abdullah menggelar seminar bertajuk “Basoeki Abdullah dan Lukisan Mitosnya”pada Kamis 7 Pebruari 2019 dihadiri kepala Musium, para pemerhati seni lukis dan budaya, kalangan kementrian pendidikan dan kebudayaan juga yang kagak kalah pembicaranya diantaranya : Prof.Dr Agus Aris Munandar Guru besar Ilmu Budaya UI dan juga Dra.Watie Moerany S.Hum yang juga Kurator dan Pengamat seni lukis.

Basoeki Abdullah pelukis bangsa yang sangat mendalami karakter tokoh dan goresan yang natural dengan komposisi warna dan komposisi gelap dan terangnya pencahayaan sehingga dapat mendaramatisir tema tema lukisannya dan dapat menghipnotis para pengunjung pameran. Salah satu lukisan yang bertema Mitologi adalah Nyai Roro Kidul tahun 1995. Dan Lukisan tersebut merupakan lukisan paling favorit di tengah masyarakat. Hal ini dikatakan oleh kurator pameran seni Istana Kepresidenan di Galeri Nasional, Watie Moerany S.M Hum pada seminar bertajuk “Basoeki Abdullah dan Lukisan Mitosnya” di Museum Basoeki Abdullah, Kamis 7 Pebruari 2019 , Watie bilang “Nyai Roro Kidul” yang menggambarkan sosok perempuan penguasa laut selatan itu merupakan lukisan Basoeki Abdullah yang paling favorit di masyarakat, dan “Para pengunjung yang melihat lukisan tersebut bisa berdiri di depan lukisan selama 20-30 menit untuk mengamati,” sungguh menakjubkan !

Watie Moerany yang juga pernah menjadi Kepala Biro Pengelola Istana Kepresidenan Bogor itu juga bilang, lukisan-lukisan yang dipajang di Istana Bogor, yang terbanyak merupakan karya Basoeki Abdullah. Koleksi lukisan Basoeki Abdullah yang bertema mitologi di Istana Kepresidenan berjumlah tujuh terdiri dari lima buah di Istana Bogor, satu di Yogyakarta, dan satu lukisan di Jakarta.
Sementara, Kepala Museum Basoeki Abdullah, Maeva Salmah bilang, Pelukis Maestro Baseoki Abdullah yang berasal /kelahiran Surakarta selama hidupnya telah menghasilkan sekitar 5.000 karya lukis. Tetapi dari jumlah tersebut yang ada di Museum Basoeki Abdullah hanya 112 lukisan, selebihnya tersebar baik di koleksi Istana, galeri, ataupun perorangan. Namun Musiumnya malah belum memiliki karya masterpiece seperti ‘Nyai Roro Kidul’,” Namun demikian Musium Basoeki Abdullah tetap terus akan melajutkan cita-cita alm.Basoeki Abdullah dengan melestarikan dan menjadikan Karya-Karya Pelukis maestro tersebut dapat dicintai masyarakat luas, Kalangan pendidik, Kalangan Sekolah yang juga bagian dari masyarakat millenial dengan berbagai kegiatan seni lukis dari tahun ke tahun.
Dan pada nara sumber yang lain, masih dalam 1 seminar seminar bertajuk “Basoeki Abdullah dan Lukisan Mitosnya” Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Dr.Agus Aris Munandar bilang, lukisan Basoeki Abdullah dengan tema mitos, legenda dan dongeng dapat menjadi mitos baru. “Buktinya lukisan dengan tema tersebut diapresiasi dan dihargai secara luar biasa oleh masyarakat pengagumnya”.

Sumber : Kemendikbud – Aldin