Inasgoc Akan Terjunkan 1.500 Tenaga Medis

Sekitar 1.500 tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat akan diturunkan pada ajang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Tenaga kesehatan tersebut akan menangani masalah seperti cedera atau penyakit lain ketika penyelenggaraan berlangsung.

Mereka yang diterjunkan di event empat tahunan nanti merupakan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia (Perdamsi). Ketiga badan organisasi kesehatan ini akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes).

Anggota Medical Services Committee and Anti Doping Inasgoc, Wiena Octaria mengatakan Kemkes telah memberi pelatihan kepada sekitar 500 paramedis dan dokter sejak awal November lalu. Namun jumlah itu dinilai masih kurang karena ada 40 cabang olahraga yang dipertandingkan, jadi akan dilakukan secara bergantian.

Anggota Bidang Kesehatan dan Pengendalian Doping Inasgoc, Luis Kartika menyatakan dari jumlah tenaga medis itu beberapa diantaranya juga akan diterjunkan pada test event Asian Games pada Februari-Maret tahun depan.

Tercatat, di Jakarta berjumlah 15 rumah sakit dan enam di Palembang. Rumah sakit rujukan sudah ditetapkan, yaitu rumah sakit-rumah sakit utama di Jakarta dan yang terdekat dengan venue dan harus punya akses khusus untuk atlet dan terpisah dari pasien umum. Selain itu peralatan dan obat-obatan dalam pelayanan kesehatannya harus yang mengikuti standar dari OCA (Dewan Olimpiade Asia).

Di sisi lain, Inasgoc akan melakukan proses screening ketat untuk akreditasi Asian Games tahun depan. Bahkan, beberapa lembaga dilibatkan, seperti Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Kemdagri, Densus 88, Imigrasi, Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Pusinafis) dan Divisi Hubungan Interpol. Mereka yang akan memastikan dan menentukan apakah media atau tamu kehormatan lolos dari akreditasi atau tidak.

Sumber: beritasatu.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *