Ide SIM Seumur Hidup dari Kacamata Keselamatan

Janji kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengatakan bakal memperjuangkan pemberlakuan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup menuai respons dari praktisi keselamatan berkendara.

Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Palubuhu menilai bahwa usul dari politisi PKS tersebut hanya “asal sebut”. Sebab dikatakan SIM tidak dapat disamakan dengan identitas biasa macam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

SIM di Indonesia mempunyai masa berlaku selama lima tahun sejak pertama dicetak. Pada proses pemanjangan masa berlaku terdapat bagian pengecekan kondisi terkini pemohon yang berkaitan dengan kesehatan.

Pemberlakuan SIM seumur hidup dikatakan sudah berlaku di salah satu negara di Eropa, salah satunya Prancis. Namun di negara itu peraturannya ketat, dimulai dari persyaratan pembuatan SIM, infrastruktur pengujian, hingga penegakan hukumnya.

Aturan soal SIM sudah tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Surat Izin Mengemudi. Aturan soal perpanjangan SIM tertuang dalam pasal 44, 45, dan 46.

Sumber : www.cnnindonesia.com